Polisi Diterjunkan ke Lokasi Bencana Erupsi Gunung Semeru
Jatim: Polda Jatim segera merespons bencana alam erupsi Gunung Semeru dengan mengerahkan tim gabungan besar untuk penanganan darurat dan evakuasi di wilayah terdampak, Lumajang, Jawa Timur.
Langkah cepat ini diambil untuk memastikan keselamatan warga dan penyaluran bantuan esensial.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Jules Abraham Abast, mengonfirmasi pengerahan personel.
Menurutnya, kurang lebih 300 petugas gabungan, terdiri dari Polda Jatim dan Polres Lumajang, telah berada di lokasi bencana.
"Hampir 300 personel dari Polda Jatim dan Polres Lumajang yang kami kerahkan ke lokasi terdampak," ujar Kombes Pol Abast dikutip jumat (21/11).
Operasi tanggap darurat ini tidak hanya berfokus pada evakuasi warga yang berisiko, tetapi juga mencakup penyediaan fasilitas dan logistik bagi korban bencana.
Kombes Abast menjelaskan bahwa personel kepolisian bertugas membantu evakuasi dan mendirikan infrastruktur bantuan.
"Kami siapkan dua dapur umum dan dua fasilitas pengolahan air bersih (water treatment)," tambahnya.
Upaya ini merupakan bagian dari inisiatif kemanusiaan yang lebih luas, di mana Polri dituntut bergerak cepat membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
"Polda Jatim melalui kegiatan 'Polda Jatim Peduli' melaksanakan kegiatan bantuan kemanusiaan pada kesempatan ini, sebagaimana arahan pimpinan Bapak Kapolda, bahwa Polri harus bergerak cepat membantu masyarakat, khususnya pada saat terjadi bencana alam," jelasnya lebih lanjut.
Seluruh personel yang dikerahkan saat ini ditempatkan di berbagai titik strategis di sekitar area terdampak Semeru. Mereka bekerja secara kolaboratif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan berbagai kelompok relawan setempat untuk penanganan bencana darurat. Selain evakuasi dan dapur umum, petugas juga menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan warga terdampak.(*)


