Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pemerintah Kota Cimahi Sebut Sudah Mulai Lakukan Revitalisasi JPO Tagog

Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi mulai melakukan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tagog di Jalan Jenderal Amir Mahmud pada akhir 2025. Perbaikan dilakukan menyusul kondisi jembatan yang dinilai tidak lagi layak dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.(31/12)25).
Pemerintah Kota Cimahi Revitalisasi JPO Tagog

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, turun langsung meninjau pelaksanaan perbaikan JPO tersebut. Ia menegaskan, keberadaan JPO Tagog memiliki peran penting sebagai sarana penyeberangan, terutama bagi pelajar dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

“JPO ini sudah tidak memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Banyak yang enggan menggunakannya karena kondisinya sudah rusak,” ujar Adhitia dikutip dari laman resmi pemerintah kota Cimahi, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, JPO Tagog telah berusia lebih dari tiga dekade. Struktur jembatan yang dibangun sebelum Kota Cimahi berdiri sebagai daerah otonom itu dinilai sudah mengalami penurunan kualitas secara signifikan.

“Strukturnya sudah keropos karena usia. Oleh karena itu, dilakukan penggantian dengan struktur baru yang lebih kokoh menggunakan plat baja yang jauh lebih kuat,” ucapnya.

Selain struktur utama, sejumlah fasilitas pendukung juga menjadi perhatian. Tangga dan lantai jembatan yang sebelumnya tidak seragam dan licin dinilai membahayakan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

“Penataan ulang tangga dilakukan dengan memperbaiki kemiringan dan ketinggiannya agar lebih aman dan nyaman digunakan,” tambahnya.

Revitalisasi JPO Tagog tidak hanya berfokus pada aspek keselamatan, tetapi juga estetika. Pemerintah Kota Cimahi berencana memperbarui tampilan jembatan dengan desain yang lebih modern, termasuk pembenahan ornamen, vertical garden, serta penambahan pencahayaan di sepanjang jembatan.

“Penerangan akan dipasang menyeluruh agar pengguna merasa aman, khususnya saat melintas pada malam hari,” ucap Adhitia.

Proses perbaikan ditargetkan selesai pada pertengahan Januari 2026, seiring dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah setelah masa libur. Dengan demikian, JPO Tagog diharapkan dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Adhitia menambahkan, JPO Tagog memiliki nilai historis bagi warga Cimahi. Oleh karena itu, revitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan fungsi, tetapi juga mengembalikan perannya sebagai salah satu ikon kota.

“JPO Tagog sudah melekat dalam memori masyarakat. Kita ingin menghidupkan kembali fungsi dan citranya sebagai fasilitas publik yang aman dan membanggakan,” katanya mengakhiri.(*)

Hide Ads Show Ads