BNPB: 48 Rumah Terdampak Longsor Cisarua Direlokasi
Jakarta: Sebanyak 48 rumah warga terdampak longsor di Desa Pasi, Kabupaten Bandung Barat, akan direlokasi dan dibangun kembali. Hal itu disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara. Dan berpotensi bertambah seiring perkembangan kondisi di lokasi bencana.
"Data sementara rumah yang terdampak langsung ada 48 unit, yang harus dibangun kembali, apakah nanti relokasinya terpusat atau mandiri, tentu akan disesuaikan. Angka ini juga bisa bertambah sesuai kondisi di lapangan," kata Suharyanto kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Ia menyebutkan, dalam satu hingga dua hari ke depan warga terdampak akan dipindahkan ke hunian sementara. Atau menerima dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga per bulan.
Menurut Suharyanto, hunian sementara diprioritaskan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat longsor. Bantuan dana tunggu hunian akan diberikan hingga Maret dan dapat diperpanjang apabila pembangunan rumah permanen belum selesai.
Pendataan calon penerima hunian sementara dilakukan secara berjenjang mulai dari RT, RW, desa. Hingga pemerintah kabupaten, kemudian diverifikasi bersama BNPB.
Suharyanto menambahkan, pembangunan hunian sementara dapat dilakukan secara terpusat maupun mandiri, tergantung ketersediaan lahan. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan BNPB untuk memastikan kelayakan lokasi dari sisi geologi (*).
