Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Dandim Jakarta Pusat Mediasi Kasus Pedagang Es Gabus

Jakarta: Komandan Kodim (Dandim) 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, memimpin mediasi dugaan intimidasi pedagang es gabus. Mediasi digelar di Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa, 27 Januari 2026.

Komandan Kodim (Dandim) 0501/Jakarta Pusat, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman sat melakukan mediasi kasus dugaan intimidasi pedagang es gabus di Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa, 27 Januari 2026.

Kehadiran Dandim bersama TNI dan Polri sebagai bentuk tanggung jawab komando dan komitmen penyelesaian humanis. Ia menegaskan tidak ada niat intimidasi terhadap masyarakat dalam peristiwa tersebut.

“Kami hadir sebagai pimpinan untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung apabila terdapat tindakan anggota kami yang tidak sesuai prosedur. Peristiwa ini menjadi evaluasi serius agar ke depan lebih berhati-hati, mengedepankan verifikasi, serta menggunakan pendekatan persuasif,” ujarnya.

Kasus ini mencuat usai video pemeriksaan es gabus Sudrajat oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas beredar luas. Video itu menampilkan dugaan es berbahan spons, namun hasil pemeriksaan menyatakan aman dikonsumsi.

Mediasi turut dihadiri pejabat TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat. Mereka di antaranya Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat dan para Danramil terkait.

Kolonel Ahmad Alam Budiman menyebut seluruh anggota terlibat telah menjalani konseling dan evaluasi internal. Ia menegaskan TNI harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Indonesia adalah negara hukum. Setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan secara ilmiah dan prosedural, bukan berdasarkan asumsi,” ujarnya.

Sementara itu, penjual es gabus, Sudrajat, menerima permohonan maaf dan menyatakan siap kembali berjualan. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan pedagang kecil merasa aman.

“Saya menerima permintaan maaf ini dan ingin kembali berjualan seperti biasa. Mudah-mudahan ke depan pedagang kecil bisa bekerja dengan tenang,” ujar Sudrajat.

Menutup pertemuan, Dandim 0501/Jakarta Pusat menyebut peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama. Ia berharap jajaran semakin profesional, humanis, dan berpihak pada ketenteraman masyarakat.(*)

Hide Ads Show Ads