Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Group Band Hummus, Release Album Perdana Berjudul Intifadah

Jakarta: Band Afrobeat Bandung Hummus merilis album perdana berjudul Intifadah sebagai pernyataan yang sarat solidaritas kemanusiaan global kontemporer. Istilah intifadah dimaknai sebagai perlawanan rakyat terhadap penindasan, terinspirasi konflik panjang pendudukan Palestina yang berkelanjutan.
Para personil Hummus dalam pemotretan untul album baru mereka. (Foto: Dok Pribadi)

Narasi tersebut menjadi bahan bakar kreatif Hummus menghadirkan album sebagai pengingat isu sosial kemanusiaan dunia hari ini. Melalui delapan lagu bernuansa Timur Tengah, liriknya mengajak pendengar menatap kondisi dunia mengkhawatirkan masa kini.

Dalam rilisnya, Rabu (31/12/2025), Hummus mengatakan, "Album Intifadah memuat empat karya baru serta empat lagu lama diaransemen ulang dengan formasi personel terbaru kami." Kolaborasi Sigit Pramudita hadir pada Panjatkanlah Doa, memperkaya warna vokal dan spiritualitas musikal album ini.

Masuknya Shabira dan Zacky memberi napas segar, sementara Ande melengkapi gitar kedua Hummus secara signifikan. Ande kerap berdiskusi dengan Ajie Gergaji terkait isian gitar demi kedalaman aransemen musikal album tersebut.

Seluruh materi ditulis sejak 2024, diproduksi mandiri oleh Bram bersama personel awal Hummus yang konsisten. Aransemen diperkuat Andzar pada drum serta Kiki di bass menjaga fondasi Afrobeat Hummus tetap solid.

Hummus menegaskan musik sebagai medium perjuangan damai bagi kemerdekaan Palestina dan kemanusiaan universal berkelanjutan kini. “Musik kami hanya media bersuara, kami tidak bebas hingga Palestina merdeka,” ujar Hummus kepada publik luas.(*)

Hide Ads Show Ads