IHSG Anjlok Sepanjang Sesi Pertama Perdagangan
Jakarta : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sepanjang sesi perdagangan pertama hari ini, Selasa, 27 Januari 2026. Dari pantauan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,60 persen ke level 8.921,66 saat jeda siang.
Sebanyak 441 saham harganya turun, 232 saham harganya naik dan 130 saham stagnan. Saham sektor industri, bahan baku dan properti turun paling dalam dan mendorong pelemahan IHSG.
Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 8.875-8.950 di sesi kedua perdagangan hari ini. Perkiraan bahwa IHSG akan menguat hari ini kemungkinan meleset dan IHSG berisiko ditutup di zona merah.
Pada penutupan perdagangan hari Senin kemarin, IHSG ditutup naik 0,27 persen. Namun kenaikannya disertai dengan net sell (jual bersih) saham oleh investor asing sebesar 1,01 triliun.
Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat saham yang naik paling kuat hari ini adalah LAJU, GSMF, STAR, BOGA, ALKA. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar RMKO, INTD, SSTM, AIMS, AMAN.
"Indeks IHSG tertekan ke zona merah karena net sell investor asing. Pasar juga di cemaskan akan aturan baru free-float MSCI yang akan rilis akhir pekan ini," kata Tim Pilarmas.
Goldman Sachs memprediksi jika aturan baru tersebut diterapkan, akan terjadi aliran keluar modal asing sebesar USD2,3 miliar. "Sentimen lainnya, pasar menantikan konsistensi independensi Bank Indonesia (BI) dalam membuat kebijakan moneter yang lebih independen," ucap Tim Pilarmas.(*)
