Kemensos Dirikan Dapur Umum Tangani Banjir Pekalongan
Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan pemerintah daerah menangani banjir di Kota Pekalongan. Upaya dilakukan melalui pendirian dapur umum dan distribusi bantuan logistik.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menyatakan petugas terus melakukan asesmen dan evakuasi korban. Pendistribusian logistik dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
"Petugas di lapangan, saat ini terus bekerja, melakukan asesmen, evakuasi korban terdampak, dan mendistribusikan logistik," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).
Banjir disebabkan hujan yang mengguyur Kota Pekalongan pada Jumat malam. Hujan berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 03.00 WIB.
Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Pekalongan Barat. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Tirto dan Pasir Kraton Keramat.
Banjir di Kelurahan Tirto diperparah luapan Sungai Bremi. Kondisi semakin buruk akibat pompa air tidak berfungsi.
Ketinggian air di Kelurahan Tirto mencapai 30 hingga 80 sentimeter. Genangan juga meluas ke sejumlah wilayah lain.
Banjir merendam Kecamatan Pekalongan Timur dan Pekalongan Selatan. Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar 20 hingga 50 sentimeter.
Data sementara mencatat 8.692 kepala keluarga terdampak banjir. Sebanyak 987 jiwa mengungsi ke 11 lokasi pengungsian.
Lokasi pengungsian terbanyak berada di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Kemensos mendirikan dapur umum di halaman Dinas Sosial Kota Pekalongan.
"Dapur umum lapangan didirikan di halaman Kantor Dinas Sosial Kota Pekalongan," katanya.
Penanganan dilakukan bersama Dinas Sosial, BPBD, TNI, Polri, dan Tagana. Relawan turut membantu proses evakuasi dan pelayanan pengungsi.
Kemensos juga menyalurkan bantuan logistik melalui Gudang Dinas Sosial Jawa Tengah. Bantuan berupa makanan siap saji, kasur, tenda, dan perlengkapan keluarga.
"Makanan Siap Saji 1.000 Paket, Lauk Pauk Siap Saji 800 Paket, Kasur 200 Lembar, Tenda Gulung 100 Lembar, Family Kit 100 Paket, Kids Ware 100 Paket," ucap Mensos.
Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk percepatan penanganan banjir. Proses asesmen dan evakuasi korban masih berlangsung.(*)
