Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Kota Banjar Panen 20 Ton Gabah Perdana

Banjar: Dinas Pertanian mengonfirmasi produktivitas mencapai 6,4 ton per hektare melalui penggunaan benih bersertifikat.
Kota Banjar Panen 20 Ton Gabah Perdana

Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Pertanian memulai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah dengan mencatatkan hasil positif pada panen perdana Musim Tanam (MT) I tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lahan Balai Benih Padi dan Bibit milik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian ini menghasilkan total produksi mencapai 20 ton gabah kering. 

Capaian tersebut diperoleh dari lahan seluas kurang lebih tiga hektare yang dikelola langsung oleh pemerintah setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tingkat produktivitas lahan pada panen awal tahun ini dinilai cukup signifikan. 

Kepala Dinas Pertanian Kota Banjar, Yoyon Cuhyon, menyatakan bahwa angka produksi tersebut didasarkan pada metode ubinan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Hasil ubinan menunjukkan produktivitas padi mencapai sekitar 6,4 ton per hektare. Dengan total luas lahan yang dipanen, akumulasi produksi pada tahap ini menyentuh angka 20 ton gabah kering," ujar Yoyon dalam keterangannya, dikutip kamis 15 Januari 2026.

Panen perdana ini menjadi momentum penting bagi sektor agrikultur di wilayah tersebut, mengingat pelaksanaannya dilakukan di tengah upaya pemulihan ekonomi sektor pertanian. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Pupuk Indonesia, BPS, serta tenaga penyuluh pertanian lapangan.

Dorongan Penggunaan Benih Unggul

Selain mencatatkan angka produksi, otoritas pertanian setempat menekankan pentingnya standarisasi input pertanian untuk mendongkrak kesejahteraan petani. Salah satu fokus utama pemerintah adalah transisi penggunaan benih padi dari pola tradisional ke benih bersertifikat.

Yoyon menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui penyediaan benih bersertifikat secara gratis kepada para petani di Kota Banjar.

"Kami mendorong para petani untuk beralih menggunakan benih bersertifikat yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah. Langkah ini krusial untuk memastikan peningkatan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen di masa mendatang," tambahnya.

Melalui program benih gratis ini, Pemerintah Kota Banjar berharap dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih mandiri dan kompetitif, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal.(*)

Hide Ads Show Ads