Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Mobil Pikup Tercebur ke Saluran Irigasi Belendung Karawang, Pengemudi Tewas Korban Lain Masih Pencarian

Karawang : Sebuah mobil pikup nomor polisi T 8777 BB tercebur di Saluran Irigasi Belendung Kecamatan Klari, Karawang pada Sabtu (17/1/2026).

Foto: Evakuasi Mobil yang tercebur di Belendung Karawang

Pengemudi sempat terjebak sebelum akhirnya dapat dievakuasi warga ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong usai mendapatkan perawatan.

Kasi Humas Ipda Cep Wildan menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Raya Kosambi–Telagasari, tepatnya di Jembatan Belendung, Desa Belendung, Kecamatan Klari.


Kendaraan yang terlibat adalah satu unit Suzuki Pick Up dengan nomor polisi T-8777-BB.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Klari dan Unit Gakkum Satlantas Polres Karawang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan TKP, evakuasi korb4n, serta pengamanan barang bukti,” kata Kasi Humas saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/1/2026).

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kendaraan pikup yang dikemudikan oleh Asep Mulyadi (43), warga Kabupaten Purwakarta, melaju dari arah Kosambi menuju Telagasari.


Saat melintas di Jembatan Belendung, kendaraan diduga hilang kendali, oleng ke kanan, menabrak pembatas jembatan, dan terperosok ke saluran irigasi.

Korban sempat dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Citra Sari Husada untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, sekitar pukul 16.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, j3nazah korb4n dibawa ke RSUD Kabupaten Karawang untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban di RSUD Karawang untuk penanganan lebih lanjut, termasuk menunggu pihak keluarga," kata Wildan.


Ia menambahkan, kendaraan baru berhasil di3vakuasi sekitar pukul 18.15 WIB oleh petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, Kepolisian, warga dan unsur lainnya.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan.

Terkait informasi penumpang mobil pikup yang menjadi korban lainnya, kata Wildan, pihaknya masih mendalaminya.

Sebab, tidak ada saksi yang melihat secara langsung maupun identitas korban saat kejadian.

"Masih di dalami (korban) lain, korban (pengemudi) juga awalnya tidak ada identitas pada saat dievakuasi," katanya.(*)

Hide Ads Show Ads