Purbaya Yakin IHSG Kembali Normal
Jakarta : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali normal dalam waktu dekat. IHSG anjlok delapan persen yang diikuti oleh penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada sesi perdagangan hari ini.
"Ini kan masih shock, besok akan flat. Minggu depan lah anda lihat, minggu depan lah akan balik,"kata Menteri Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 28 Januari 2026.
Menteri Purbaya menjelaskan fundamental ekonomi Indonesia masih bagus sehingga diyakini IHSG akan kembali stabil. Pemerintah serius melakukan perbaikan diantaranya iklim investasi dan perbaikan pengumpulan pajak dan cukai sehingga hasilnya akan lebih optimal tanpa menaikkan tarif pajak atau cukai.
"Oh bagus (fundamental), fondasi ekonomi betul-betul kita perbaiki dengan serius. Saya dengan BI sudah lebih sinkron sekarang kebijakannya moneter, fiskal, dan iklim investasi kan diperbaiki terus,"ujarnya.
"Moneter, fiskal, uangnya sudah tumbuh sesuai dengan harapan kita, base money-nya. Jadi harusnya akan tumbuh double digit dalam waktu tidak terlalu lama,"katanya.
Menteri Purbaya mengatakan anjloknya IHSG dipicu oleh laporan awal Morgan Stanley Capital International (MSCI). MSC menyoroti transparansi pasar saham Indonesia yang dinilai masih kurang, banyaknya praktik 'goreng saham' dan persyaratan free float emiten.
Purbaya menilai reaksi dari pasar berlebihan menyikapi laporan dari MSCI. Pihaknya sudah menghubungi pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dijanjikan perbaikan di pasar rampung pada Mei mendatang.
"Ini saya pikir reaksi yang berlebihan, karena kan ini baru laporan pertama kan? Masih ada waktu eksekusi sampai bulan Mei kan?," kata Purbaya.
"Saya sudah bicara dengan Ketua OJK, dia bilang semuanya akan dibereskan sebelum Mei. Jadi ini hanya shock sesaat,"ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan IHSG. Selain itu, pemerintah akan menjadwalkan rapat dengan OJK dan pihak terkait.
"IHSG nanti kami monitor. Akan dirapatkan mungkin dengan OJK dan yang lain, besok lah kita jadwalkan,"kata Menteri Airlangga.
Ia meminta agar pasar tidak panik dalam menyikapi laporan MSCI karena lumrah ada risilo naik dan turun dalam pasar modal. Airlangga juga membantah informasi bahwa investor asing hengkang dari Indonesia.
"Tidak perlu panik, kalau saham kan risikonya tiap hari. Ada yang naik dan ada yang turun,"kata Airlangga.(*)
