Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Salju Lumpuhkan Eropa, Kacaukan Perjalanan Lintas Negara

Paris: Salju, es, dan suhu beku melanda sejumlah wilayah Eropa pada Selasa (6/1/2027), memicu kecelakaan fatal serta kekacauan perjalanan lintas negara. Di Prancis, sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal akibat kondisi jalan yang berbahaya, dilansir dari AP News.
Ilustrasi jalan ditutupi salju (Foto: Freepik)

Hujan salju lebat menyebabkan kemacetan parah, memaksa otoritas melarang truk melintas di sejumlah ruas jalan. Salju juga menutup enam bandara di wilayah utara dan barat Prancis yang berdampak pada pembatalan ratusan penerbangan.

Sebagian sekolah terpaksa meliburkan siswa karena tidak dapat menggelar kegiatan belajar mengajar. Kondisi serupa terjadi di Belanda, di mana salju menyebabkan gangguan besar pada sektor transportasi.

Bandara Schiphol Amsterdam membatalkan sekitar 600 penerbangan, sementara petugas bekerja keras membersihkan landasan pacu dan mencairkan es pada pesawat. Gangguan juga melanda sistem perkeretaapian Belanda akibat rel yang membeku serta masalah pada perangkat lunak.

Hal tersebut menyebabkan layanan kereta api hanya beroperasi secara terbatas, terutama di wilayah sekitar Amsterdam. Pemerintah pun mengimbau warga untuk bepergian hanya jika benar-benar diperlukan.

Di Italia, hujan berkepanjangan membatasi jumlah umat yang menghadiri berkat Epifani Paus di Roma, seiring Sungai Tiber kembali meluap. Wali Kota Roma membatasi akses ke taman dan area yang berisiko banjir akibat cuaca ekstrem yang terus berlangsung.

Sementara itu, salju dilaporkan turun di Bologna dan kawasan pegunungan Dolomites. Selain itu, suhu beku diperkirakan melanda Italia utara dan tengah dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, Inggris mengalami penurunan suhu ekstrem hingga minus 12,5 derajat Celsius yang mengakibatkan ratusan sekolah ditutup dan transportasi terganggu. Sejumlah acara olahraga dibatalkan akibat salju dan embun beku.

Di kawasan Balkan, kombinasi salju dan hujan deras menyebabkan sungai meluap, gangguan listrik, serta korban jiwa. Beberapa wilayah di Serbia memberlakukan status darurat cuaca, sementara angin kencang dan laut bergelora menghantam pesisir Adriatik di Kroasia dan Montenegro.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads