Update Hari Ketujuh Pencarian Longsor Pasirlangu, Lima Bodypack Dievakuasi, Korban Total 60 Orang Tewas
Bandung :;Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengungkapkan pada hari ketujuh Jumat 30 Januari 2026, SAR kembali menemukan jenazah korban longsor Kampung Pasirkuning Desa Pasirlangu Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Pada hari ketujuh ini hingga pukul 17.00 WIB, tim SAR mengevakuasi lima kantong jenazah.
Kelima jenazah korban diketemukan di worksite A1 sebanyak dua kantong jenazah, worksite A3 satunkantong jenazah, dan dua kantong jenazah di worksite A1. "Hari ketujuh ini tim SAR Gabungan mengevakuasi lima kantong jenazah dari lokasi longsor,"jelasnya Jumat 30 Januari 2026.
Kepala Basarnas juga mengatakan, operasi pencarian terhambat kondisi cuaca buruk. Sejak pagi hari, kondisi cuaca di wilayah operasi didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, disertai kabut tipis dan visibilitas terbatas.
"Kondisi ini cukup menghambat pelaksanaan pencarian, terutama pada sektor-sektor yang berada di bawah mahkota longsoran dan area dengan potensi pergerakan tanah lanjutan. Oleh karena itu, tim SAR gabungan melaksanakan operasi secara selektif dan bertahap, dengan prinsip on–off operation, menyesuaikan kondisi cuaca dan faktor keselamatan personel,"jelas dia.
Operasi SAR diawali dengan asesmen kondisi lapangan menggunakan drone UAV dan unit K-9, untuk memastikan keamanan area kerja. "Setelah apel pagi dan briefing pembagian tugas, SRU kemudian dikerahkan ke seluruh worksite aktif sesuai hasil asesmen dan pemetaan potensi korban,"ujarny
Hingga hari ketujuh operasi pencarian, total kantong jenazah yang dievakuasi tim SAR Gabungan berjumlah 60 kantong jenazah. Sementara jumlah korban yang masih dalam pencarian sekitar 20 korban.
Kepala Basarnas juga mengatakan, seluruh korban yang ditemukan langsung dievakuasi dan diserahkan ke Posko DVI Polda Jawa Barat untuk dilakukan proses identifikasi secara profesional dan terintegrasi. Berdasarkan update DVI terakhir per tanggal 29 Januari 2026 pukul 19.30 WIB, sebanyak 44 korban telah berhasil teridentifikasi dari 45 bodypack yang diterima sebelumnya.
"Kami menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan pendekatan adaptif terhadap dinamika cuaca dan kondisi lapangan. Selain itu juga fokus pada area-area yang memiliki potensi tinggi berdasarkan tren penemuan dan hasil pemetaan teknis, serta tetap menjadikan keselamatan personel sebagai prioritas utama,"ucapnya (*)

