Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Update Operasi SAR Longsor Cisarua, Bertambah Lagi Jadi Total 55 Orang Meninggal Dunia

Bandung : Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban bencana tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat memasuki hari ke-enam, Kamis, 29 Januari 2026. Pencarian masih difokuskan di Kampung Pasirkuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Operasi SAR pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 29 Januari 2026. (Foto Basarnas)

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan kondisi lapangan sejak pagi hari diwarnai hujan ringan hingga sedang. Dengan cuaca tidak menentu, visibilitas terbatas, serta meningkatnya kejenuhan tanah yang berpotensi menimbulkan longsor susulan.

“Berdasarkan asesmen tim keselamatan dan pemantauan lapangan, operasi SAR hari ini dilaksanakan secara selektif. Atau dengan pola ON dan OFF, dengan mengutamakan keselamatan personel,” kata Ade Dian lewat keterangannya, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menjelaskan, kegiatan pencarian dilakukan pada waktu-waktu yang dinilai aman dan akan dihentikan sementara. Ini dilakukan apabila terjadi peningkatan curah hujan, perubahan kondisi lereng, maupun adanya indikasi bahaya di area kerja.

Memasuki siang hingga sore hari, tim SAR gabungan menemukan tiga bodypack. Pada pukul 13.21 WIB ditemukan satu bodypack di sektor Worksite B1 berupa jenazah lama yang tetap dievakuasi.

Namun jenazah tersebut tetap dievakuasi untuk dikuburkan secara layak oleh pihak keluarga, namun tidak dimasukkan dalam data korban longsoran. Selanjutnya, pukul 14.32 WIB ditemukan satu bodypack di sektor Worksite A1, dan pada pukul 15.00 WIB kembali ditemukan satu bodypack.

Dengan demikian, total penemuan pada hari keenam operasi SAR berjumlah tiga bodypack. Terdiri atas dua bodypack di sektor A1 dan satu bodypack di sektor B1.

Hingga Kamis (29/1/2026) pukul 16.30 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 55 bodypack. Dengan estimasi jumlah korban sekitar 25 jiwa.

"Sementara itu, berdasarkan data Tim Disaster Victim Identification (DVI) per pukul 16.00 WIB, proses identifikasi telah mencapai 41 jiwa. Ini terhitung dari 42 bodypack yang masuk tahap pemeriksaan terakhir," ucapnya.

Ade Dian menambahkan, proses serah terima korban yang telah teridentifikasi kepada pihak keluarga terus dilakukan secara paralel. Operasi SAR akan dilanjutkan secara bertahap dan terukur dengan menyesuaikan kondisi cuaca, stabilitas lereng, serta rekomendasi tim di lapangan.(*)

Hide Ads Show Ads