Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK

Jakarta : Adies Kadir resmi menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Ia menggantikan Arief Hidayat yang telah memasuki masa purnatugas.

Adies Kadir membacakan sumpah jabatan dihadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026

Prosesi pengambilan sumpah digelar pukul 16.00 WIB di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026. Adies dilantik mengenakan toga merah khas hakim Mahkamah Konstitusi.

Prosesi diawali pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Adies membacakan sumpah jabatan di hadapan Presiden.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ucap Adies saat membacakan sumpah jabatan.

"Dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya. Menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa."

Usai pengucapan sumpah, Adies menandatangani berita acara pelantikan. Dokumen tersebut turut ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Adies ditetapkan sebagai calon hakim MK dalam rapat paripurna DPR pada Selasa, 27 Januari 2026. Ia juga telah menyatakan mundur dari status kader Partai Golkar.

Pelantikan turut dihadiri sejumlah pejabat negara. Di antaranya Menko Hukum, HAM, dan Imipas Yusril Ihza Mahendra serta Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Selain itu hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Wamenkeu Suahasil Nazara. Hadir pula Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Kepala BIN Herindra.

Turut hadir Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga tampak dalam acara tersebut.

Sejumlah hakim MK turut menghadiri prosesi pelantikan. Mereka antara lain Ketua MK Suhartoyo, Saldi Isra, Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, dan Guntur Hamzah.(*)

Hide Ads Show Ads