Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Kurang 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Penculikan Bayi

Tasikmalaya : Kurang dari 24 jam, Polres Tasikmalaya, berhasil mengungkap, kasus penculikan bayi yang terjadi di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Polisi berhasil mengamankan pelaku, WD (41) di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Polisi mengamankan terduga pelaku penculikan bayi di Kabupatrn Tasikmalaya,(foto : Humas Polres)

Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, AIPTU Josner Ringgo mengatakan, kasus ini dilaporkan WR (41), ibu korban. WR melaporkan bayinya yang berusia dua bulan, dilarikan seorang pria di teras Masjid Agung Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

“Setelah menerima laporan, kami membentuk tim khusus untuk mengejar terduga pelaku. Kami bergerak tadi malam mengejar pelaku setelah keberadaan pelaku diketahui,” katanya.

Sementara bayi yang diculik ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat di rumah kontrakan kakak kandung pelaku, di Kabupaten Cianjur."Alhamdulillah, kami berhasil mengungkap terduga pelaku culik bayi kurang dari 24 jam pasca pelaporan,” kata Plt Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana, Sabtu 7 Februari 2026

Saat ini, Kepolisian masih mendalami motif pelaku menculik bayi dari ibu kandungnya secara paksa. Saat ini, pelaku juga masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tasikmalaya.

Sementara itu, sebelumnya bayi laki- laki berusia dua bulan di Kabupaten Tasikmalaya, diduga diculik. Peristiwa ini terjadi di Mesjid Agung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin 2 Februari 2026. Kejadian tersebut terjadi, saat WR (41) ibu bayi, warga Kecamatan Leuwisari, bertemu dengan terduga pelaku, di area masjid.

Sebelumnya, WR mengenal terduga pelaku di media sosial, dan beberapa kali bertemu. Karena merasa sudah kenal, WR tidak menaruh curiga terhadap terduga pelaku.

Akan tetapi, saat bertemu dengan pelaku, bayinya tiba- tiba digendong dan dibawa pergi. WR sempat berusaha menahan, tetapi pelaku mengancam keselamatan sang bayi.

WR yang ketakutan akibat ancaman pelaku, akhirnya melepaskan bayinya. Pelaku kemudian membawa bayi tersebut menuju bus yang melintas di sekitar lokasi, diduga mengarah ke jalur Salawu menuju Garut.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads