Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pabrik Baterai EV Karawang Targetkan Beroperasi Juli 2026

Jakarta :  PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) menargetkan pabrik baterai electric vehicle (EV) di Karawang, Jawa Barat, mulai beroperasi pada kuartal III 2026. Bahkan, CATIB berupaya mempercepat jadwal operasional pabrik baterai kendaraan listrik itu dari semula September menjadi Juli 2026.
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan usai peletakan batu pertama proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Karawang, Jawa Barat, Minggu 29 Mei 2025

Direktur Corporate Public Affair PT CATIB, Bayu Hermawan menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. “Insyaallah, kami targetkan untuk dapat beroperasi di kuartal III 2026,” ujar Bayu.

Ia menjelaskan, pabrik baterai EV itu memiliki kapasitas produksi sebesar 6,9 gigawatt hour (GWh) dengan nilai investasi sekitar Rp7 triliun. Produk yang dihasilkan tidak hanya untuk kendaraan listrik, tetapi juga baterai untuk sistem penyimpanan energi (energy storage system).

“Produk yang nanti dihasilkan adalah baterai untuk kendaraan listrik dan baterai untuk energy storage system. Ini tentunya mendukung ekosistem hijau dan transportasi ramah lingkungan, baik di Indonesia maupun pasar global,” katanya.

Sebagai bagian dari komitmen ramah lingkungan, CATIB akan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 18 MWh untuk mendukung operasional pabrik. Selain itu, pabrik ini diperkirakan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja saat mulai beroperasi.

Bayu menambahkan, perusahaan juga melakukan transfer pengetahuan dengan mengirim sejumlah pekerja ke China untuk pelatihan. CATIB turut mendorong perekonomian daerah melalui kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Proyek pabrik baterai tersebut merupakan bagian dari Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL. Sebelumnya, groundbreaking dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, pada Minggu (29/6/2025).

Menurut Bayu, hingga Januari 2026 pembangunan infrastruktur dasar telah rampung dan saat ini memasuki tahap pemasangan peralatan produksi serta penyelesaian fasilitas penunjang. “Kami berharap ada dukungan tambahan ke depannya, sehingga Indonesia bisa menjadi pusat gravitasi industri baterai,” katanya.(*)

Hide Ads Show Ads