Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Parade Sepeda Tua, Kosti Pacitan “Ngonthel” Bareng

Pacitan:Para penggemar sepeda tua yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Pacitan menggelar kegiatan “Ngonthel Bareng” dengan menempuh rute sepanjang sekitar lima kilometer di wilayah Kota Pacitan.
Parade Sepeda Tua, Kosti Pacitan “Ngonthel” Bareng

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Kosti Pacitan sekaligus Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan. Para peserta tampil mengenakan beragam busana adat Keraton Surakarta dan Yogyakarta, serta pakaian bernuansa pejuang.
Parade Sepeda Tua, Kosti Pacitan “Ngonthel” Bareng

Parade sepeda tua tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan pesepeda yang melintas di sejumlah ruas jalan Kota Pacitan.

Meski sebagian besar anggotanya berusia tidak lagi muda, Kosti Pacitan saat ini memiliki lebih dari 200 anggota. Memiliki beberapa komunitas sepeda tua antara lain pop, datuk parimba dan gemas. 

Parade Sepeda Tua, Kosti Pacitan “Ngonthel” Bareng

Keberadaan Kosti Pacitan menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus mengenang perjuangan bangsa.

Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah mengapresiasi tinggi inisiatif dan semangat para penggemar sepeda tua di Pacitan yang turut memiliki andil besar dalam pelestarian budaya bangsa, terutama Budaya Jawa.
Parade Sepeda Tua, Kosti Pacitan “Ngonthel” Bareng

“Terimakasih, komunitas pecinta sepeda tua Pacitan, kendati mereka sudah tida muda lagi namun semangat membangun daerah dengan hal-hal kecil yang mereka lakukan adalah langkah besar. Mereka adalah penggerak bagaimana mencintai budaya sekaligus meneruskan perjuangan pendahulu,“ ujar Gagarin, Sabtu, 7 Februari 2026.

Sementara itu, Ketua Kosti Pacitan Gandung Mujiono mengatakan keberadaan komunitas pecinta sepeda tua secara tidak langsung turut menginspirasi, sepeda tua tak pernah lekang oleh waktu. Dengan memelihara dan menjaga, mereka bisa bergerak membawa misi mulia untuk Pacitan yang lebih baik.

“Selain sebagai sarana pelestari budaya dan mengenang perjuangan bangsa, keberadaan kosti ini juga sebagai sarana untuk berolaharaga murah, kita membawa misi untuk Pacitan lebih baik, selain itu jga bersepeda bisa membuat jiwa dan pikiran sehat,“ ujar Gandung.

Parade Sepeda Tua, Kosti Pacitan “Ngonthel” Bareng

Ia menambahkan, Kosti Pacitan akan terus melakukan giat positif dalam setiap momen di Pacitan. Menyuarakan kepada warga masyarakat untuk terus membangun dan mencintai bumi. Mengayuh sepeda, mengayuh kebersamaan dan persatuan, membawa Kabupaten Pacitan menjadi daerah yang tentram dan nyaman.(*)

Hide Ads Show Ads