Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Rupiah Bergerak Menguat Efek Kesepakatan Tarif AS-India

Jakarta :; Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar AS dari pembukaan hingga jeda siang ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah naik 0,17 persen atau 28 poin menjadi Rp16.770 per dolar AS pada pukul 12.00 WIB.

Lembaran uang rupiah bergambar pahlawan nasional (Foto: Dokumentasi Bank Indonesia)

Senin kemarin rupiah ditutup melemah 0,07 persen ke posisi Rp16.798 per dolar AS. "Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh berita kesepakatan tarif antara AS dengan India," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Selasa, 3 Februari 2026.

"Namun penguatan mungkin terbatas mengingat dolar indeks masih naik menyusul data manufaktur yang jauh lebih kuat dari perkiraan," ucap Lukman melanjutkan. Di dalam negeri, tambahnya, pelaku pasar juga masih akan memantau sentimen di pasar ekuitas.

Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka masih di zona merah, meski kemudian naik ke zona hijau. Para analis memprediksi IHSG berpeluang untuk menguat lagi (rebound) pada penutupan perdagangan sore nanti.

"Hari ini rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.700-Rp16.850 per dolar AS," ujar Lukman. Sementara itu, indeks dolar berada di level 97,45 melemah dibandingkan hari sebelumnya.

Di Amerika Serikat, Presiden Trump menyebut sudah mencapai kesepakatan tarif dengan India. Kesepakatan ini tercapai setelah hubungan kedua negara mengalami tekanan, karena tarif resiprokal 50 persen yang dikenakan Trump pada India.

Dalam kesepakatan baru, AS hanya akan menerapkan tarif impor 18 persen pada India. Sebagai imbal baliknya, India setuju untuk menghentikan pembelian minyak dari Rusia dan hanya membelinya dari AS.(*)

Hide Ads Show Ads