Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Siang Ini Kembali Rupiah Anjlok Terhadap Dolar AS

Jakarta : Nilai tukar rupiah anjlok terhadap dolar dari pagi hingga siang hari ini, Kamis, 5 Februari 2026. Berdasarkan data Bloomberg pukul 11.00 WIB, rupiah turun 0,30 persen atau 51 poin menjadi Rp16.828 per dolar AS.
Lembaran uang rupiah bergambar pahlawan nasional (Foto: Dokumentasi BI)

Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, rupiah sudah melemah rupiah turun 0,14 persen ke posisi Rp16.776 per dolar AS. "Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Kamis 5 Februari 2026.

Dolar AS hari ini berada di level 97,65, naik 0,04 persen dibandingkan hari Rabu kemarin. Penguatan dolar AS, menurut Lukman, didorong oleh menguatnya sektor jasa berdasarkan Institute Supply Management (ISM).

"Namun perlemahan rupian akan terbatas, karena investor 'wait and see' menunggu data pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Lukman. Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV dan keseluruhan tahun 2025.

Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan tetap berada di atas 5 persen, mengindikasikan daya tahan perekonomian Indonesia. Untuk itu, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.700-Rp16.850 per dolar AS.

Faktor lainnya yang dapat mendorong penguatan rupiah, lanjutnya, adalah imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun, stabil di 6,33 persen. Sedangkan obligasi pemerintah AS tenor yang sama, imbal hasilnya di level 4,28 persen.

Selain itu, data ketenagakerjaan AS di bulan Januari 2026, masih melemah. Penambahan tenaga kerja sektor swasta versi Automatic Data Processing (ADP) hanya 22.000 tenaga kerja.

Penambahan itu lebih rendah dari revisi Desember sebesar 37.000 tenaga kerja. Hal ini menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja AS yang cenderung turun dan mengindikasikan moderasi pertumbuhan ekonomi AS.(*)

Hide Ads Show Ads