Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News
WEB UTAMA

Warga Purwadana Karawang Minta Keseriusan Pemerintah Untuk Tangani Peristiwa Jalan Amblas

Karawang: Jalan amblas di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, ternyata bukan kejadian baru. Tak jauh dari titik amblas terbaru, warga mengungkapkan bahwa jalan lingkungan di wilayah tersebut sudah pernah amblas sejak setahun lalu, namun hingga kini belum juga mendapat perbaikan permanen.
Foto : Peristiwa Pergerakan Tanah di Purwadana Karawang

Kondisi tersebut membuat warga hidup dalam kekhawatiran berkepanjangan. Terlebih, lokasi jalan yang amblas berada dekat permukiman dan berbatasan dengan aliran Sungai Citarum, sehingga rawan kembali longsor ketika debit air naik saat musim hujan.

Jalan yang amblas bahkan disebut nyaris merobohkan salah satu rumah warga. Dampaknya bukan hanya akses terganggu, tetapi juga mengancam keselamatan penghuni di sekitar lokasi.

Dahlan, Ketua RT 05/03 Kampung Bibojong, Desa Purwadana, mengatakan warga sudah hampir setahun dihantui rasa cemas karena khawatir terjadi longsor susulan.

Menurutnya, persoalan ini bermula sejak setahun lalu ketika curah air Sungai Citarum meluap dan menggerus bantaran hingga menyebabkan longsornya jalan lingkungan.

“Warga tiap hari was-was, takut ada longsor susulan. Ini sudah hampir setahun,” ujar Dahlan.

Ia menambahkan, beberapa bulan lalu pihak PUPR dan BBWS sempat datang ke lokasi untuk melakukan monitoring. Namun hingga saat ini, warga masih menunggu penanganan yang benar-benar permanen.

Bagi warga, musim hujan menjadi masa paling menegangkan. Saat hujan deras turun atau air sungai mulai naik, banyak warga mengaku tidur tidak pernah benar-benar nyenyak karena takut terjadi longsor mendadak.

“Kalau sudah hujan besar, apalagi banjir, warga itu tidur nggak tenang. Selalu kepikiran, takut tanahnya gerak lagi,” ungkap Dahlan.

Ia juga menyebut, dampak dari kondisi tersebut sudah dirasakan secara nyata. Bahkan ada satu rumah yang terdampak, hingga penghuninya terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman.

“Bahkan ada satu rumah yang terdampak, sampai penghuninya terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Kekhawatiran warga juga semakin meningkat setelah dalam beberapa waktu terakhir terjadi peristiwa tanah longsor di sejumlah daerah. Warga berharap kejadian serupa tidak sampai terjadi di Purwadana, mengingat kondisi tanah di sekitar bantaran sungai dinilai semakin rentan jika terus dibiarkan tanpa perbaikan.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads