Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Arus Balik Lebaran di Bali Meningkat, Terminal Mengwi dan Padang Bai Mulai Padat

Bali ;: Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Bali mulai menunjukkan peningkatan signifikan, baik melalui jalur darat maupun penyeberangan laut. Kepadatan penumpang dan kendaraan terpantau di sejumlah simpul transportasi utama seiring kembalinya para perantau usai merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Arus Balik Lebaran di Bali Meningkat, Terminal Mengwi dan Padang Bai Mulai Padat

Lonjakan arus balik terlihat di Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, sejak 23 hingga 24 Maret 2026. Dalam dua hari tersebut, terminal melayani kedatangan 1.613 penumpang dengan 69 unit bus yang sebagian besar berasal dari Pulau Jawa. Angka ini meningkat sekitar 11,35 persen dibandingkan kondisi normal yang rata-rata berkisar 700 penumpang per hari.

Kepala Terminal Mengwi, I Dewa Gede Tesa Putra, mengatakan tren kenaikan ini menjadi indikasi awal arus balik yang diperkirakan masih akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada 26 Maret 2026. 

“Kami mencatat adanya kenaikan trafik penumpang selama dua hari terakhir. Tren ini diprediksi masih akan meningkat hingga puncak arus balik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mayoritas penumpang yang tiba merupakan pekerja yang kembali beraktivitas di Bali setelah libur Lebaran. 

“Sebagian besar penumpang adalah pekerja yang kembali ke Bali, hanya sedikit yang melanjutkan perjalanan ke luar daerah seperti Lombok,” tambahnya.

Peningkatan mobilitas ini tidak terlepas dari peran Bali sebagai salah satu pusat ekonomi dan pariwisata nasional yang menyerap banyak tenaga kerja dari luar daerah, khususnya dari Pulau Jawa. 

Momentum arus balik setiap tahun menjadi fase penting yang menandai kembali bergeraknya aktivitas ekonomi pascalibur panjang.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem. Aktivitas penyeberangan dari dan menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, terpantau ramai namun tetap berjalan lancar.

Berdasarkan data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Satpel Padang Bai, arus balik mengalami peningkatan sekitar 10 persen sejak sehari setelah Idulfitri. 

Pada Rabu pagi, 25 Maret 2026, menunjukkan antrean ratusan sepeda motor di jalur khusus kendaraan roda dua, disertai kendaraan besar dan mobil pribadi yang juga memadati area pelabuhan.

Pengawas BPTD Satpel Padang Bai, I Ketut Sugiartono, menyebutkan kondisi arus penyeberangan masih dalam kategori terkendali. 

“Secara umum arus penyeberangan masih berjalan normal, namun memang ada peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa pasca-Idulfitri,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan yang lebih tinggi dalam beberapa hari ke depan. 

“Saat ini masih diberlakukan 12 hingga 13 trip per hari. Jika terjadi kepadatan signifikan, kami akan menambah jumlah trip untuk mengurai antrean kendaraan,” ujarnya.

Lebih lanjut, puncak arus balik di jalur penyeberangan diperkirakan terjadi dalam sepekan setelah Idulfitri, bertepatan dengan berakhirnya tradisi Syawalan atau Lebaran Ketupat yang umum dirayakan di sejumlah daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat.

Secara keseluruhan, peningkatan arus balik di Bali tahun ini masih relatif terkendali dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Koordinasi antarinstansi, mulai dari pengelola terminal, otoritas pelabuhan, hingga aparat keamanan, dinilai berperan penting dalam menjaga kelancaran arus transportasi.

Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik dan menghindari jam-jam puncak. 

Dengan tren peningkatan yang diperkirakan masih berlangsung, kesiapan infrastruktur serta kewaspadaan pemudik menjadi faktor penting agar arus balik Lebaran di Bali tetap aman, tertib, dan lancar.(*)

Hide Ads Show Ads