13 KA Jarak Jauh Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi Timur
Bekasi : PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh pada Selasa (28/4/2026), menyusul kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.
Pembatalan ini dilakukan guna mendukung kelancaran proses evakuasi serta menjamin keselamatan operasional perjalanan kereta api di lintas terdampak.
Berdasarkan keterangan resmi KAI, sedikitnya 13 perjalanan kereta api dibatalkan hari ini. Beberapa di antaranya meliputi:
1. KA 117B Gunungjati
Relasi: Cirebon – Gambir
2. KA 56F–53F Purwojaya
Relasi: Cilacap – Gambir
3. KA 58F–59F Purwojaya
Relasi: Gambir – Cilacap
4. KA 143B Madiun Jaya
Relasi: Madiun – Pasarsenen
5. KA 17 Argo Sindoro
Relasi: Semarang Tawang – Gambir
6. KA 75B Mataram
Relasi: Solo Balapan – Pasarsenen
7. KA 163 Gumarang
Relasi: Surabaya Pasarturi – Pasarsenen
8. KA 149 Singasari
Relasi: Blitar – Pasarsenen
9. KA 94–91 Jayabaya
Relasi: Malang – Pasarsenen
10. KA 61B Manahan
Relasi: Solo Balapan – Gambir
11. KA 257 Progo
Relasi: Lempuyangan – Pasarsenen
12. KA 29F Argo Anjasmoro
Relasi: Surabaya Pasarturi – Gambir
13. KA 175 Menoreh
Relasi: Semarang Tawang – Pasarsenen
“Pembatalan perjalanan ini merupakan langkah yang kami ambil untuk memastikan keselamatan penumpang dan mendukung percepatan penanganan di lokasi kejadian,” ujar Franoto.
Sebelumnya, insiden kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) malam, melibatkan kereta api jarak jauh dengan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban. Saat ini fokus kami adalah penanganan korban, evakuasi rangkaian, serta pemulihan jalur agar operasional dapat kembali normal,” lanjutnya.
Hingga kini, petugas masih melakukan perbaikan jalur dan proses evakuasi di lokasi kejadian. KAI menyebutkan, perjalanan kereta di lintas tersebut masih dilakukan secara terbatas, meski satu jalur telah berhasil dioperasikan kembali.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi perusahaan.(*)
