Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Alternatif Pengganti Plastik, Daun Pisang Kian Diminati

Yogyakarta :;Permintaan daun pisang di Pasar Sleman, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini terjadi seiring dengan naiknya harga plastik yang digunakan sebagai pembungkus makanan.
Alternatif Pengganti Plastik, Daun Pisang Kian Diminati

Para produsen tempe hingga pedagang makanan mulai beralih menggunakan daun pisang sebagai alternatif pembungkus yang lebih ramah lingkungan. Kondisi tersebut membuat penjualan daun pisang meningkat dari sebelumnya sekitar 60 gulung per hari, menjadi sekitar 100 gulung per hari.

Lonjakan permintaan juga dipicu oleh kenaikan harga plastik berbagai ukuran yang kini mencapai Rp5.000 hingga Rp6.000 per gulung.

Salah satu pedagang daun pisang mengaku dalam beberapa hari terakhir dagangannya lebih cepat habis dibanding biasanya. Tidak hanya pelanggan lama, sejumlah pembeli baru juga mulai berdatangan untuk mencari daun pisang sebagai pengganti plastik.

Para pembeli menggunakan daun pisang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membungkus tempe, makanan tradisional, hingga keperluan lain seperti bunga setaman.
Alternatif Pengganti Plastik, Daun Pisang Kian Diminati

Selain dinilai lebih ekonomis, daun pisang juga dianggap lebih ramah lingkungan karena mudah terurai secara alami.

Siswati, pedagang daun pisang, mengatakan peningkatan permintaan sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Banyak yang pakai untuk lemper, jual nasi, lontong, dan bunga. Satu lempit saya ambil Rp5.000, kalau ecer Rp6.000. Sekarang banyak ibu-ibu yang jualan beli di sini,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Rahmawati, berharap harga plastik dapat kembali stabil agar masyarakat tidak terbebani.

“Harapannya harga plastik bisa turun lagi, supaya masyarakat lebih mudah membeli dan tidak terlalu besar pengeluarannya,” katanya, Rabu, 15 April 2026.

Meski penjualan daun pisang meningkat dan memberi keuntungan bagi pedagang, masyarakat tetap berharap harga plastik dapat kembali normal agar tetap terjangkau bagi pengguna yang masih membutuhkannya.(*)

Hide Ads Show Ads