Rute Shuttle Bekasi Timur Bantu Penumpang KAI
Bekasi: Empat Bus Dikerahkan Guna Mengurai Kepadatan di Lintas Cikarang.
Transportasi Jakarta (Transjakarta) bergerak cepat mengantisipasi lumpuhnya mobilitas penumpang KAI Commuter di lintas Cikarang-Bekasi pada Selasa 28 April pagi.
Sebanyak empat unit bus shuttle dikerahkan secara khusus untuk menghubungkan Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi guna mengurai kepadatan pengguna jasa yang tertahan.
Dengan adanya layanan temporer ini, masyarakat yang terdampak insiden dapat melanjutkan perjalanan mereka tanpa harus mencari moda transportasi alternatif yang tidak terintegrasi.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk respons langsung perusahaan dalam menjaga stabilitas pergerakan warga di wilayah penyangga ibu kota.
"Transjakarta merespons cepat kendala operasional yang terjadi pada layanan KAI Commuter di lintas Cikarang-Bekasi pagi ini," ujar Ayu Wardhani dalam keterangan resminya yang dikutip pada laman resmi transjakarta hari ini.
Ayu menjelaskan bahwa armada tersebut disediakan khusus bagi para pelanggan yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur agar tetap dapat mencapai Stasiun Bekasi.
Meskipun bersifat layanan darurat, manajemen memastikan tidak ada kenaikan harga bagi masyarakat. Tarif yang dikenakan tetap mengikuti skema normal, yakni Rp3.500.
Pihak manajemen Transjakarta juga menyatakan keprihatinannya atas gangguan perjalanan yang terjadi di jalur kereta api tersebut.
Transjakarta berharap proses evakuasi dan normalisasi jalur yang dilakukan oleh pihak terkait dapat segera rampung demi kenyamanan publik.
"Semoga proses evakuasi di lapangan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa kendala," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, empat unit bus tersebut masih beroperasi secara sirkular untuk melayani arus penumpang, sementara pihak KAI Commuter masih berupaya memulihkan operasional di lintas Cikarang-Bekasi.(*)
