Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Ketua DPRD Karawang Puji Langkah Bupati Aep Saepuloh

Karawang : Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin mengapresiasi langkah Bupati Karawang yang menghibahkan tanah pribadinya untuk pembangunan rumah lansia di Kecamatan Cilamaya Kulon. (19/5/26).
Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin

Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang patut ditiru.

Endang menilai, kepedulian sosial harus menjadi budaya bersama, terutama bagi pihak yang memiliki kemampuan ekonomi lebih agar turut membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Karawang yang menghibahkan tanah pribadinya untuk pembangunan rumah lansia di Kecamatan Cilamaya Kulon. (19/5/26).

“Ketika memiliki harta berlebih, ya kita berbagi. Itu yang dilakukan Pak Bupati. Mudah-mudahan
saya pun ke depan bisa seperti itu,” ujar Endang.

Ia juga mengajak perusahaan-perusahaan di Kabupaten Karawang agar lebih maksimal dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang CSR yang telah disahkan sejak tahun 2020.

Menurutnya, pelaksanaan CSR di Karawang saat ini dinilai belum optimal dan perlu diarahkan lebih tepat sasaran, khususnya untuk membantu kelompok rentan seperti lansia dan masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal maupun lahan pribadi.
Bupati Karawang yang menghibahkan tanah pribadinya untuk pembangunan rumah lansia di Kecamatan Cilamaya Kulon. (19/5/26).

“Saya kira perusahaan belum maksimal mengimplementasikan perda CSR. Ke depan kemungkinan DPRD akan melakukan penguatan dan evaluasi agar implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Endang menegaskan, anggaran pemerintah daerah, baik APBD Kabupaten Karawang, provinsi maupun pusat, memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh kebutuhan sosial masyarakat. Karena itu, keterlibatan perusahaan melalui CSR dinilai sangat penting.

Ia berharap, ke depan ada kebijakan yang lebih jelas untuk mengarahkan sebagian alokasi CSR perusahaan bagi program sosial, termasuk pembangunan rumah layak huni dan fasilitas untuk lansia terlantar atau warga kurang mampu.

“Harus ada intervensi. Karena APBD mungkin belum memiliki ruang yang fleksibel. Maka perlu CSR yang jelas dan terarah untuk masyarakat, apalagi lansia yang belum punya rumah atau tanah sendiri,” ungkapnya.

Endang optimistis, apabila program CSR dijalankan secara serius dan tepat sasaran, maka dampaknya akan sangat positif bagi kesejahteraan masyarakat Karawang.(*)

Hide Ads Show Ads