Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Dimulai Era Baru Kepolisian Karawang, Perubahan Status dari Polres ke Polresta

Karawang : Tak semua pemimpin meninggalkan jabatan dengan sebuah sejarah. Namun bagi AKBP Fiki N. Ardiansyah, akhir masa tugasnya di Karawang justru menjadi penanda lahirnya babak baru institusi kepolisian di kota industri (29/6/26).
AKBP Fiki N. Ardiansyah

Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1341/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026, AKBP Fiki mendapat amanah baru sebagai Wakapolres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya. Jabatan baru tersebut menjadi bentuk kepercayaan institusi atas pengabdian dan kinerjanya selama memimpin Polres Karawang.

Namun perpindahan itu bukan sekadar pergantian pejabat biasa. Di balik mutasi tersebut, tersimpan sebuah catatan sejarah bagi Karawang.

AKBP Fiki tercatat sebagai Kapolres terakhir dalam sejarah Polres Karawang sebelum institusi tersebut bertransformasi menjadi Polresta. Jabatan yang selama ini dipimpin perwira berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) kini akan diemban oleh Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).

Tongkat estafet kepemimpinan selanjutnya akan dipegang Kombes Pol Mario Prahatinto yang sebelumnya menjabat sebagai Psikolog Kepolisian Madya Tk. III SSDM Polri. Kehadiran perwira berpangkat Kombes ini menjadi sinyal kuat peningkatan tipologi Polres Karawang menjadi Polresta.

Perubahan itu bukan sekadar pergantian papan nama. Di balik status baru tersebut terdapat penguatan organisasi, struktur komando, hingga peningkatan kapasitas pelayanan kepolisian.

Karawang memang bukan lagi daerah biasa. Sebagai kawasan industri terbesar di Indonesia, pusat investasi nasional, serta wilayah dengan pertumbuhan penduduk dan mobilitas yang tinggi, tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat semakin kompleks.

Di tengah dinamika tersebut, AKBP Fiki dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang tenang dan sederhana. Selama 1 tahun 3 bulan memimpin Polres Karawang, ia lebih memilih bekerja daripada banyak berbicara.

Sosoknya dikenal humanis, agamis, dan dekat dengan anggota. Sistem reward and punishment diterapkan secara objektif dan profesional, menciptakan budaya kerja yang disiplin serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Tidak hanya di internal kepolisian, hubungan harmonis juga terjalin dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.

Di tingkat kecamatan, penguatan koordinasi antara Polsek, Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen warga terus dibangun. Pendekatan yang mengedepankan kebersamaan membuat dirinya mendapat tempat tersendiri di hati anggota maupun masyarakat.

Bagi sebagian personel, AKBP Fiki bukan hanya seorang pimpinan, melainkan figur teladan yang menunjukkan bahwa kepemimpinan dapat dibangun melalui keteladanan, kedekatan, dan kepedulian.

Kini, seiring berakhirnya masa tugasnya di Karawang, sebuah babak baru dimulai. Polres Karawang bersiap memasuki era Polresta dengan tantangan yang semakin besar.

Sementara itu, nama AKBP Fiki N. Ardiansyah akan tetap dikenang sebagai perwira terakhir yang memimpin Polres Karawang dan menjadi bagian dari tonggak penting perjalanan organisasi Polri di Kabupaten Karawang.

Dari ruang kerjanya yang sederhana hingga berbagai keputusan yang diambil selama memimpin, ia meninggalkan fondasi berupa disiplin, profesionalisme, sinergitas, dan kebersamaan. Sebuah warisan yang akan menjadi pijakan bagi Polresta Karawang dalam menghadapi masa depan.

Karena dalam setiap perubahan besar, selalu ada satu nama yang akan dikenang sebagai penanda sebuah era. Di Karawang, nama itu adalah AKBP Fiki N. Ardiansyah.(*)

Hide Ads Show Ads