Kolombia 0-0 Portugal: Jalur Ronaldo Cs Akan Terjal di Fase Gugur
Amerika Serikat; Portugal menghadapi lawan-lawan berat di fase gugur yakni melawan Kroasia pada 32 besar dan jika menang, kemungkinan besar jumpa Spanyol di 16 besar.
Kolombia memastikan diri sebagai juara Grup K Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Portugal pada laga terakhir fase grup di Miami Stadium, Sabtu (27/6/2026) waktu setempat. Hasil 0-0 sudah cukup bagi wakil Amerika Selatan itu untuk finis di puncak klasemen, sementara Portugal harus puas menjadi runner-up meski juga lolos ke babak 32 besar.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kolombia yang hanya membutuhkan hasil imbang tampil disiplin dalam bertahan, tetapi tetap berani melancarkan serangan balik cepat melalui Luis Diaz dan Jhon Cordoba. Peluang pertama hadir ketika tembakan Diaz berubah arah akibat mengenai pemain lawan dan nyaris mengecoh kiper Diogo Costa. Tak lama kemudian, Cordoba melepaskan sundulan yang masih melenceng tipis dari sasaran.
Portugal mendominasi penguasaan bola seperti yang sudah diperkirakan sebelum pertandingan. Cristiano Ronaldo menjadi pusat perhatian di lini depan dan sempat mencetak gol, namun dianulir karena lebih dulu berada dalam posisi off-side. Bruno Fernandes, Joao Felix, dan Vitinha beberapa kali membangun serangan berbahaya, tetapi rapatnya pertahanan Kolombia yang dikawal Davinson Sanchez dan kiper Camilo Vargas membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Kolombia memperoleh peluang melalui Richard Rios dan Juan Fernando Quintero, tetapi penyelesaian akhir mereka masih mampu digagalkan Costa. Portugal juga terus menekan hingga menit-menit akhir. Ronaldo sempat mendapat kesempatan emas di kotak penalti, namun penyelesaiannya kembali tidak mampu menembus gawang Vargas.
Drama terjadi menjelang laga usai ketika Kolombia sempat membobol gawang Portugal lewat gol sundulan Davinson Sanchez. Stadion sempat bergemuruh merayakan gol tersebut, tetapi setelah peninjauan VAR, wasit menganulirnya sehingga skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan. Pertandingan juga diwarnai permainan fisik dengan beberapa kartu kuning yang dikeluarkan wasit untuk meredam tensi kedua tim, meski tidak ada kartu merah yang muncul.
Hasil imbang itu menguntungkan Kolombia karena mereka tetap berada di posisi pertama Grup K. Portugal yang sebelumnya membutuhkan kemenangan untuk merebut puncak klasemen harus puas finis sebagai peringkat kedua. Sementara itu, kemenangan Republik Demokratik Kongo atas Uzbekistan tidak cukup menggeser dua tim teratas, sehingga Portugal dan Kolombia sama-sama melaju ke fase gugur.
Keberhasilan menjadi juara grup memberikan keuntungan tersendiri bagi Kolombia. Sesuai bagan turnamen, juara Grup K akan menghadapi Gana, tim peringkat kedua Grup L, pada babak 32 besar.
Apabila mampu melewati hadangan Gana, Kolombia berpotensi bertemu pemenang laga Swiss melawan salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 16 besar. Jalur ini dinilai relatif lebih menguntungkan dibandingkan harus langsung menghadapi tim kuat dari Grup L.
Sedangkan Portugal yang finis sebagai runner-up Grup K akan menghadapi Kroasia, runner-up Grup L, pada babak 32 besar. Laga tersebut diperkirakan menjadi salah satu duel paling seimbang di fase gugur.
Jika mampu mengatasi Kroasia, Portugal kemungkinan besar akan berjumpa Spanyol, juara Grup H, yang lebih dulu menghadapi salah satu runner-up Grup J pada babak 32 besar. Dengan demikian, jalan Portugal menuju perempat final diperkirakan jauh lebih berat dibandingkan Kolombia.
Meski gagal meraih kemenangan, hasil seri ini tetap menjadi pencapaian penting bagi Kolombia yang tampil konsisten sepanjang fase grup. Mereka lolos sebagai juara Grup K tanpa terkalahkan, sedangkan Portugal tetap menjaga status sebagai salah satu kandidat juara meski harus melalui jalur yang lebih menantang di fase gugur. Dengan performa pertahanan yang solid dan organisasi permainan yang disiplin, kedua tim masih memiliki peluang besar untuk melangkah jauh pada Piala Dunia 2026.
Rekaman Pertandingan
Grup K
KOLOMBIA 0-0 PORTUGAL
Waktu: 27 Juni 2026
Stadion: Miami Stadium (64.478)
Wasit: Faghani Alireza (Australia)
Gol: -
Penguasaan bola: 55%-45%
Tembakan: 24-13
Tembakan ke gawang: 6-2
Sepak pojok: 5-2
Off-side: 3-2
Pelanggaran: 12-6
Kartu kuning: 1-0 (Gustavo Puerta 86')
Kartu merah: -
Susunan Pemain
KOLOMBIA (4-3-3): 12-Camilo Vargas; 22-Deiver Machado, 23-Davinson Sanchez, 3-Jhon Lucumi, 4-Santiago Arias (2-Daniel Munoz 87'); 14-Gustavo Puerta, 16-Jefferson Lerma (6-Richard Rios 60'), 11-Jhon Arias (5-Kevin Castano 76'); 10-James Rodriguez (20-Juan Fernando Quintero 76'), 9-Jhon Cordoba (25-Luis Suarez 60'), 7-Luis Diaz
Cadangan: 1-David Ospina, 24-Alvaro Montero, 17-Johan Mojica, 13-Yerry Mina, 18-Willer Ditta, 5-Kevin Castano, 6-Richard Rios, 8-Jorge Carrascal, 15-Juan Portilla, 20-Juan Fernando Quintero, 21-Jaminton Campaz, 25-Luis Suarez, 19-Cucho Hernandez, 26-Andres Gomez, 2-Daniel Munoz
Pelatih: Nestor Lorenzo
PORTUGAL (4-2-3-1): 1-Diogo Costa; 20-Joao Cancelo (5-Diogo Dalot 45'), 3-Ruben Dias, 13-Renato Veiga, 25-Nuno Mendes (6-Matheus Nunes 90'); 23-Vitinha (24-Samu Costa 70'), 21-Ruben Neves (15-Joao Neves 45'); 11-Joao Felix (17-Rafael Leao 70'), 8-Bruno Fernandes, 18-Pedro Neto; 7-Cristiano Ronaldo
Cadangan: 12-Jose Sa, 22-Rui Silva, 2-Nelson Semedo, 5-Diogo Dalot, 6-Matheus Nunes, 14-Goncalo Inacio, 4-Tomas Araujo, 10-Bernardo Silva, 24-Samu Costa, 9-Goncalo Ramos, 16-Francisco Trincao, 17-Rafael Leao, 19-Goncalo Guedes, 26-Francisco Conceicao, 15-Joao Neves
Pelatih: Roberto Martinez (*)
