Pemprov Jabar Alokasikan Anggaran Rp9 miliar Untuk Merevitalisasi Museum Pajajaran
Karawang : Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp9 miliar untuk merevitalisasi Museum Pajajaran yang berada di Kota Bogor.(2/6/26)
Program tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan fasilitas seni, budaya, dan ruang publik di kawasan tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, revitalisasi museum merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang sebelumnya digelar di Kota Bogor. Kegiatan budaya itu melibatkan berbagai komunitas dan perwakilan daerah dari seluruh Jawa Barat.
Menurut Dedi, penataan tidak hanya difokuskan pada bangunan museum, tetapi juga mencakup perbaikan infrastruktur pendukung seperti jalan, trotoar, lampu penerangan, taman, serta ruang publik di sekitarnya. Kawasan tersebut nantinya akan dikembangkan dengan konsep yang diberi nama Palataran Binokasih.
Penataan lanjutan juga direncanakan menjangkau jalur yang menghubungkan Museum Pajajaran hingga kawasan Lawang Suryakencana, mengikuti rute yang sebelumnya dilalui dalam kirab budaya.
Melalui revitalisasi tersebut, pemerintah berharap Museum Pajajaran dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat edukasi sejarah, pelestarian budaya Sunda, sekaligus destinasi wisata budaya yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik program tersebut. Ia menilai kirab budaya dan revitalisasi kawasan menjadi langkah penting dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Sunda serta memperkenalkan warisan sejarah kepada generasi muda.
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda sendiri menghadirkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dan melibatkan peserta seni tradisional dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, serta sejumlah perwakilan dari daerah lain seperti Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah.(*)
