Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Puncak Emosi Meledak Akibat RDP Tak Lengkap, Mahasiswa Nyatakan Mosi Tidak Percaya dan Sempat Duduki Kantor Bupati Karawang

Karawang : Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Karawang menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karawang setelah sejumlah pimpinan daerah tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung Paripurna DPRD Karawang, Selasa (2/6/2026).

Foto: Saat Mahasiswa Sempat Diduduki Kantor Bupati Karawang

Pernyataan tersebut disampaikan mahasiswa saat forum RDP yang digelar bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Karawang.

RDP dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Ketua DPRD Karawang, Wakapolres Karawang, perwakilan Dandim 0604 Karawang, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang, serta sejumlah kepala OPD. Namun, ketidakhadiran beberapa pimpinan Forkopimda memicu kekecewaan peserta forum.

Ketua PC PMII Karawang, Mahardika, menilai pemerintah daerah dan Forkopimda tidak menunjukkan komitmen dalam menindaklanjuti aspirasi yang sebelumnya disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi sekitar dua pekan lalu.
Puncak Emosi Meledak Akibat RDP Tak Lengkap, Mahasiswa Nyatakan Mosi Tidak Percaya dan Sempat Duduki Kantor Bupati Karawang

“Ketidaktegasan dan ketidakkomitmenan pemerintah dan Forkopimda Kabupaten Karawang untuk hadir dalam agenda rapat dengar pendapat bersama Aliansi Cipayung Plus ini menjadi bentuk kekecewaan kami. Aspirasi masyarakat Karawang seharusnya dibahas secara serius, namun justru tidak dihadiri secara lengkap,” kata Mahardika.

Menurut dia, mahasiswa tidak lagi membutuhkan janji tanpa realisasi dari para pemangku kebijakan.

“Kita tidak butuh janji-janji politik, kita tidak butuh omongan-omongan belaka. Dengan ini kami menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan Forkopimda Karawang,” ujarnya.
Puncak Emosi Meledak Akibat RDP Tak Lengkap, Mahasiswa Nyatakan Mosi Tidak Percaya dan Sempat Duduki Kantor Bupati Karawang

Setelah menyampaikan pernyataan tersebut, mahasiswa yang hadir memutuskan meninggalkan ruang rapat atau walk out sebagai bentuk protes.

Massa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Karawang untuk melanjutkan penyampaian aspirasi dan tuntutan yang sebelumnya dibawa dalam forum RDP.

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian dan berjalan kondusif.

Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan yang mereka nilai menjadi keresahan masyarakat hingga mendapatkan tindak lanjut yang jelas dari pemerintah daerah.

“Kami akan terus mengawal aspirasi yang kami bawa dan tentunya menjadi keresahan masyarakat Karawang. Selama belum ada keseriusan dan komitmen nyata dari para pemangku kebijakan, perjuangan ini tidak akan berhenti,” kata Mahardika.(*)

Hide Ads Show Ads