Tradisi Hajat Laut Pangandaran Jadi Daya Tarik Wisata
Pangandaran; Tradisi Hajat Laut yang digelar masyarakat pesisir Kabupaten Pangandaran terus menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Jawa Barat. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dari para leluhur tersebut tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya, tetapi juga menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.
Suasana Hajat Laut di Pangandaran berlangsung meriah dengan beragam ornamen dan corak warna yang menghiasi rangkaian kegiatan. Tradisi ini digelar satu kali dalam setahun, tepatnya pada bulan Muharam.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran, Agus Savana, mengatakan Hajat Laut merupakan bentuk syukuran masyarakat nelayan atas rezeki yang diperoleh dari laut sekaligus momentum untuk mendoakan nelayan yang telah meninggal saat melaut.
"Ini merupakan budaya masyarakat Pangandaran yang selalu ditunggu-tunggu dan hanya digelar satu kali dalam setahun," ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.
Pelaksanaan Hajat Laut yang digelar setiap tahun mampu menarik ribuan wisatawan untuk berbaur bersama masyarakat setempat dan ikut memeriahkan tradisi tersebut. Momentum ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran melalui sektor pariwisata.(*)
