Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Bapa Aing Buat Sayembara, Tangkap Pelaku Kriminal di Jabar Berhadiah Hingga 50 Juta

Karawang : Warga Karawang, kabarnya ada jalan baru menuju kaya mendadak. Bukan lewat investasi, bukan juga menang lotre, apalagi warisan keluarga. Kali ini syaratnya cuma satu, yakni bantu tangkap pelaku kejahatan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa Bapak Aing
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa Bapak Aing

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau akrab disapa Bapak Aing, melalui akun Instagram -nya membuka sayembara dengan hadiah mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi masyarakat yang berhasil membantu mengungkap atau menangkap pelaku tindak kriminal.

Kalau dipikir-pikir, kabar ini mungkin paling bikin semangat warga Karawang. Soalnya, daerah ini belakangan memang cukup akrab dengan berbagai kasus kriminal. Dari curanmor, begal, pencurian, tawuran, sampai aksi premanisme, hampir tiap pekan selalu ada saja beritanya.

Artinya, peluang bertemu pelaku kejahatan di Karawang, ya, relatif lebih besar dibanding bertemu mantan yang bilang, “Aku nyesel udah mutusin kamu”

Tapi jangan keburu membayangkan jadi superhero. Ada rambu-rambu yang tetap harus dipatuhi. Sayembara ini bukan ajakan menjadi hakim jalanan atau main keroyok. Keselamatan diri tetap nomor satu, dan jika memungkinkan tetap berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Menariknya, Polda Jawa Barat juga telah menginstruksikan kepada seluruh masyarakat agar melawan pelaku kejahatan, asal jangan sampai menghilangkan nyawa pelaku.

Jangan sampai niat mengejar hadiah malah berujung berurusan dengan hukum. Dapat cuan kagak, dapat apesnya iya.

Lumayan juga, selain lingkungan jadi lebih aman, siapa tahu saku celana bisa lebih tebal. Kalau beruntung, pulang dari bantu polisi bukan cuma dapat ucapan terima kasih, tapi juga transferan puluhan juta rupiah dari Bapak Aing.

Kalau benar begitu, mungkin mulai sekarang warga Karawang bakal lebih awas melihat sekitar. Bukan semata mencari masalah, tapi siapa tahu rezeki memang datangnya lewat penjahat yang salah pilih lokasi beraksi.

Tapi ingat, yang dicari adalah hadiahnya, bukan sensasi. Penjahat ditangkap, warga selamat, polisi terbantu, dan hukum tetap berjalan. Kalau semua itu tercapai, barulah bisa dibilang semua pihak sama-sama untung.(*)

Hide Ads Show Ads