Beredar Luas di Medsos Ada Kebocoran Pipa Gas Pertamina di Perairan Ciapager Karawang, Ini Keterangan Pertamina
Karawang : PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melakukan penyisiran di sekitar lokasi munculnya dugaan kebocoran pipa gas di wilayah perairan Ciparage, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.(26/7/26).
![]() |
| Gelembung yang muncul di perairan Karawang, yang sebelumnya diduga akibat kebocoran pipa gas Pertamina |
Manager Communication Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, di Karawang, Sabtu menyampaikan tim langsung melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sistem produksi setelah menerima informasi dugaan gelembung gas di sekitar 5 mil dari Muara Ciparage.
"Status operasi PHE ONWJ (yang berlokasi di perairan Karawang) hingga Sabtu siang berlangsung normal," katanya.
Sebelumnya, beredar di media sosial mengenai video dari nelayan setempat yang merekam adanya gelembung udara di permukaan laut wilayah perairan Karawang, yang disebut-sebut diduga karena akibat kebocoran pipa gas dasar laut.
Pinto mengatakan, menanggapi beredarnya informasi itu, tim terkait PHE ONWJ telah melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap sistem produksi.
Hingga Sabtu siang, seluruh parameter operasi di fasilitas PHE ONWJ, termasuk tekanan di stasiun Uniform dan KLA, terpantau dalam kondisi normal.
Sesuai pengecekan itu, kata dia, tidak ditemukan adanya kondisi anomali maupun indikasi penurunan tekanan yang signifikan.
Disebutkan, pihak perusahaan mengerahkan tiga armada kapal serta satu kapal Security untuk menyisir area perairan yang diduga menjadi lokasi muncul gelembung di permukaan laut.
Penyisiran itu mencakup area yang dilewati jalur pipa dari sisi timur (KLA, KKNA, KKNB), area barat (KLXB), hingga area X-Ray. Hasilnya, hingga Sabtu,.area tersebut dipastikan aman dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kebocoran.
Jadi setelah menyisir lokasi sejak Jumat (24/7) hingga Sabtu, perusahaan memastikan fasilitas operasional di kawasan tersebut dalam kondisi aman dan beroperasi normal.
Sementara sebagai bentuk langkah kehati-hatian dan untuk memastikan keamanan area secara menyeluruh, perusahaan telah melakukan flyover mencakup area yang diduga lokasi kejadian, mencakup pesisir utara Karawang, hingga stasiun Uniform dan KLA,dikutip dari Antara (26/7/26).
Hasil pantauan flyover menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kebocoran di area tersebut.
Pinto menyampaikan, pihak PHE ONWJ terus berkoordinasi secara aktif dengan pihak berwenang, dinas terkait dan perwakilan masyarakat, termasuk kepada nelayan setempat.
"Pembaruan informasi akan terus disampaikan sejalan dengan perkembangan hasil observasi lanjutan di lapangan," katanya.(*)
