Geger, Jasad Bayi Ditemukan di Belakang Permukiman Warga Pasawahan
Kuningan: Warga Dusun Margawardana, Desa Cidahu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan penemuan jasad bayi di area perkebunan belakang permukiman, Rabu 29 Juli 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. (30/7/26).
Jasad bayi pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak memeriksa saluran irigasi untuk mengairi sawah.
Saat berada di belakang tembok pembatas rumah warga, saksi melihat jasad bayi tergeletak di lokasi tersebut dan segera melaporkan temuannya kepada aparat desa. Perangkat Desa Cidahu, Nusroni, mengatakan lokasi penemuan berada di kawasan perkebunan yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.
"Jasad bayi ditemukan oleh warga yang hendak mengairi sawah. Lokasinya berada di belakang tembok pembatas rumah warga, dekat saluran irigasi," ujarnya.
Menurut Nusroni, kondisi jasad saat ditemukan telah membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Berdasarkan pemeriksaan awal petugas kesehatan dari puskesmas, bayi tersebut diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.
"Posisinya tergeletak tanpa pembungkus. Diperkirakan sudah meninggal tiga sampai empat hari. Jenis kelaminnya juga belum dapat dipastikan karena kondisi jasad sudah membusuk," katanya.
Hingga kini, pemerintah desa belum menerima laporan adanya warga yang kehilangan bayi maupun informasi mengenai persalinan yang diduga berkaitan dengan penemuan tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Pasawahan Iptu Enang Kurnia membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Polisi telah mengevakuasi jasad ke Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan untuk dilakukan autopsi sekaligus penyelidikan lebih lanjut.
"Benar, saat ini jasad bayi sudah dibawa ke RSUD 45 Kuningan untuk pemeriksaan di kamar jenazah. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan," kata Iptu Enang Kurnia.
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menunggu hasil autopsi guna mengetahui identitas maupun penyebab kematian bayi tersebut.(*)
