Ini Tanggpan dan Pesan Penting Kapolda Jabar Untuk Sayembara Tangkap Begal Berhadiah
Bandung: Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, menyambut baik sayembara yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM untuk memberikan hadiah kepada warga yang berhasil menangkap pelaku begal dan menyerahkannya kepada kepolisian. Menurutnya sayembara tersebut merupakan bentuk motivasi agar masyarakat semakin aktif berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).(25/7/26)
"Menurut saya, ini adalah wujud pemberian semangat dan motivasi kepada semua pihak untuk ikut menjaga kamtibmas. Sementara bagi kepolisian, penegakan hukum terhadap pelaku begal memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab yang wajib dilaksanakan," kata Pipit di Bandung, Jumat 24 Juli 2026
Ia mengatakan, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton atau sekadar merekam suatu peristiwa untuk kemudian menyebarkannya di media sosial. Kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan sesama dinilai jauh lebih penting.
Pipit mencontohkan, masih banyak warga yang lebih memilih memviralkan kejadian, seperti kecelakaan atau persoalan sampah, dibandingkan memberikan pertolongan atau menyelesaikan persoalan tersebut secara langsung. Karena itu, ia menilai ajakan Gubernur Jawa Barat untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) merupakan langkah positif dalam memperkuat partisipasi masyarakat menjaga keamanan.
"Kalau menemukan pelaku begal, amankan lalu serahkan kepada kepolisian. Nanti kepolisian yang akan melaporkan kepada Pak Gubernur bahwa penangkapan tersebut merupakan bantuan dari masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Pipit mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila berhasil mengamankan pelaku kejahatan. Menurutnya penanganan hukum sudah seharusnya diberikan kepada pihak berwajib.
Ia menegaskan, masyarakat tetap diperbolehkan melakukan pembelaan diri apabila mendapat perlawanan dari pelaku. Namun apabila pelaku tidak melawan, warga diminta mengamankannya dengan cara yang tidak membahayakan keselamatan siapa pun dan segera menghubungi kepolisian.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Segera informasikan kepada kepolisian karena kami wajib merespons secara cepat," katanya.(*)
