Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Lahan Pertanian di Tujuh Kecamatan Subang Dilanda Kekeringan

Subang; Musim kemarau mulai berdampak pada sektor pertanian di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ribuan hektare lahan persawahan di tujuh kecamatan mengalami kekeringan akibat minimnya pasokan air irigasi. Kondisi ini diperkirakan menyebabkan petani mengalami kerugian hingga Rp7 juta per hektare.

Foto ilustrasi petani di sawah sedang lihat padinya kekeringan

Kekeringan terjadi setelah wilayah Kabupaten Subang mengalami curah hujan yang sangat rendah selama sekitar dua bulan terakhir. Selain dipengaruhi musim kemarau, kerusakan pada sejumlah saluran irigasi turut menghambat distribusi air ke areal persawahan.

Akibatnya, tanaman padi yang baru berusia sekitar satu setengah bulan mulai mengering. Di sejumlah lokasi, lahan sawah bahkan tampak retak-retak karena tidak mendapat pasokan air yang memadai.
Salah seorang petani, Sasmin, mengatakan kondisi tersebut mengancam keberlangsungan produksi padi.

Menurutnya, apabila kekeringan terus berlanjut, pola tanam yang biasanya mampu menghasilkan tiga kali panen dalam setahun berpotensi turun menjadi hanya satu kali panen.

"Karena dinilai sudah tidak berpotensi dipanen, sebagian petani terpaksa mencabut tanaman padi untuk dijadikan pakan ternak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp7 juta per hektare," ujar Sasmin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Rahmat Effendi, memastikan cadangan pangan pemerintah daerah masih dalam kondisi aman meski sektor pertanian mulai terdampak musim kemarau.

Menurut Rahmat, cadangan pangan pemerintah daerah saat ini masih tersisa sekitar 78 ton yang berasal dari sisa stok tahun 2025. Jumlah tersebut diperkirakan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.

Selain itu, cadangan pangan yang dikelola Perum Bulog juga dipastikan dalam kondisi aman dan siap disalurkan apabila diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Subang terus memantau perkembangan kondisi lahan pertanian serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meminimalkan dampak kekeringan terhadap produktivitas pertanian di wilayah tersebut.(*)

Hide Ads Show Ads