Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026, Pesan Pentingnya

Sumedang,: Kepala Negara mengukuhkan ribuan lulusan anyar Institut Pemerintahan Dalam Negeri di Sumedang, menekankan pentingnya integritas aparatur serta potensi besar kekayaan nasional di kancah global.

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda
Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengambil sumpah serta mengukuhkan 1.204 kader pamong praja anyar lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026.


Upacara kenegaraan yang sarat kekhidmatan tersebut diselenggarakan di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menandai dimulainya lembaran pengabdian profesional bagi para aparatur muda di berbagai lini struktural pemerintahan.

Dari total keseluruhan lulusan yang dilantik, komposisi kader terdiri atas 728 taruna putra dan 476 taruna putri. Seluruh aparatur sipil negara tersebut dipersiapkan untuk segera ditugaskan ke berbagai instansi strategis, meliputi lembaga pemerintahan pusat, instansi daerah, hingga kawasan-kawasan yang tergolong dalam wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Distribusi penugasan yang merata ini merefleksikan keserisyuan pemerintah dalam memastikan kehadiran negara dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di wilayah perbatasan.

Penyelenggaraan pengukuhan tahun ini membawa signifikansi krusial dalam kerangka reformasi struktural birokrasi nasional. Di tengah kompleksitas tantangan global yang menuntut efisiensi serta ketangkasan birokrasi, kehadiran para sarjana tata kelola pemerintahan ini diharapkan mampu berfungsi sebagai motor penggerak utama dalam merealisasikan visi pembangunan jangka panjang Indonesia Emas 2045.

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda
Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tolok ukur kehormatan serta tingkat kepercayaan publik terhadap negara sangat bergantung pada kinerja para pamong praja di lapangan. Kepala Negara mengingatkan agar seluruh aparatur senantiasa mendedikasikan diri untuk melayani masyarakat dengan integritas tertinggi.

“Negara kita negara yang terhormat,, rakyat yang akan merasakan. Apakah negara peduli pada rakyatnya atau tidak, rakyat akan menilai apakah negara dapat dipercaya atau tidak. Itu tugas seorang pamong praja. Oleh karena itu, berkerjalah dengan sebaik-baiknya agar rakyat semakin cinta pada negaranya” tegas Presiden Prabowo dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga menyoroti posisi strategis Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di panggung internasional, sekaligus mengingatkan besarnya tanggung jawab dalam mengelola kekayaan bangsa yang luar biasa.

“Indonesia adalah negara besar keempat di dunia. Luar negara kita sama dengan 27 negara Eropa sangat besar dan sekarang kita semakin yakin betapa kayanya negara kita,” imbuhnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keunggulan akademik dan kecakapan kepemimpinan, Kepala Negara turut menyerahkan penghargaan kehormatan kepada sepuluh lulusan terbaik. Anugerah tertinggi bertajuk Kartika Astha Brata disematkan secara langsung kepada Aji Bayu Ramadhan.

Sementara itu, penghargaan Sapta Adhi Praja diberikan kepada sembilan lulusan berprestasi lainnya yang menunjukkan dedikasi luar biasa selama menjalani masa studi kedinasan.

Para Pamong Praja Muda yang berasal dari Sabang sampai Merauke ini membawa latar belakang sosio-kultural yang sangat majemuk. Pemerintah memandang keragaman tersebut sebagai modal sosial yang tangguh, di mana para lulusan dituntut untuk bertindak sebagai perekat persatuan nasional serta penjaga harmoni sosial tatkala melayani masyarakat multikultural di wilayah penugasan masing-masing.

Pemerintah pusat menaruh ekspektasi yang tinggi agar para kader pamong praja mampu mengemban tugas dengan standar profesionalisme yang matang. Mereka didorong untuk senantiasa menjunjung tinggi etika penyelenggaraan negara, menampilkan kepemimpinan yang transparan, serta bertindak sebagai agen perubahan yang responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat di tingkat lokal hingga regional.(*)

Hide Ads Show Ads