Truk Diduga Rem Blong Tabrak Satu Keluarga di Turunan Gronggong, Dua Orang Meninggal Dunia
Cirebon; Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Cirebon–Kuningan, tepatnya di kawasan turunan Gronggong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sebuah truk kontainer bermuatan air mineral kemasan diduga kuat mengalami rem blong hingga menghantam sepeda motor yang ditumpangi oleh satu keluarga serta sebuah warung di pinggir jalan. Akibat peristiwa tragis tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia di tempat dan tiga korban lainnya mengalami luka serius.
Peristiwa nahas itu berlangsung di jalur menurun dan tikungan tajam kawasan Gronggong yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Cirebon. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk tersebut tengah melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon sebelum akhirnya diduga kehilangan fungsi pengereman.
Lantaran tidak terkendali, truk kemudian melaju ke jalur berlawanan dan langsung menghantam sepeda motor yang ditumpangi satu keluarga. Kendaraan berat itu tidak berhenti sampai di situ, tetapi juga menabrak sebuah warung di tepi jalan hingga akhirnya terbalik.
Dampak benturan keras tersebut mengakibatkan seorang ibu dan bayi yang berada di atas sepeda motor meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sementara sang ayah, seorang anak lainnya, serta seorang pengunjung warung mengalami luka serius dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Gunung Jati, Cirebon, untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Wawan, mengaku melihat langsung truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menghantam sejumlah kendaraan serta bangunan di pinggir jalan.
"Truk melaju dari arah Kuningan dan terlihat tidak bisa dikendalikan. Kendaraan kemudian menabrak sepeda motor dan warung hingga akhirnya terguling," ujar Wawan, saksi mata.
Merespons peristiwa ini, Kasubnit 1 Turjawali Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Heru Cahyo, menyatakan bahwa pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Petugas di lapangan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan. Dugaan sementara kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman, namun hal itu masih akan didalami melalui proses penyelidikan," kata Iptu Heru Cahyo, Kasubnit 1 Turjawali Satlantas Polresta Cirebon.
Insiden kecelakaan ini sempat memicu kemacetan panjang di sepanjang Jalan Raya Cirebon–Kuningan. Sejumlah petugas kepolisian bersama tim evakuasi langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban serta memindahkan badan truk yang terbalik agar arus lalu lintas dapat kembali dilalui kendaraan dengan normal.
Pihak kepolisian juga kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, untuk selalu memastikan kondisi armada mereka dalam keadaan laik jalan. Pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pengereman sangat ditekankan sebelum melintasi jalur menurun ekstrem seperti kawasan Gronggong guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.(*)
