Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pohon Beringin Raksasa Berusia Ratusan Tahun di Sindangsari Terbakar, Ini Penyebabny

Kuningan : Pohon beringin raksasa yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blok Puhun, Desa Sindangsari, Kecamatan Sindang Agung, Kabupaten Kuningan, terbakar pada Jumat 31 Juli 2026 siang.(1/8/26).
Pohon beringin raksasa berusia ratusan tahun di Tempat Pemakaman Umum Blok Puhun, Desa Sindangsari, Kabupaten Kuningan, mengalami kebakaran pada Jumat 31 Juli 2026 siang.
Pohon beringin raksasa berusia ratusan tahun di Tempat Pemakaman Umum Blok Puhun, Desa Sindangsari, Kabupaten Kuningan, mengalami kebakaran pada Jumat 31 Juli 2026 siang.

Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah yang merambat ke batang pohon.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga bernama Ugan pada pukul 11.40 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung mengerahkan lima personel Regu 3 ke lokasi.

"Awalnya warga bersama aparat desa berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun posisi api berada cukup tinggi di bagian pohon dan sumber air di lokasi sangat terbatas sehingga kobaran api sulit dikendalikan," kata Andri.

Pohon beringin dengan tinggi sekitar 20 meter dan diameter sekitar 2 meter itu terbakar di bagian batang dan dahan. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam karena ukuran pohon yang besar serta titik api berada di bagian atas.

Petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 12.40 WIB dengan bantuan warga dan aparat desa setempat.

Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam peristiwa tersebut. Lokasi pohon berada di area pemakaman yang berbatasan dengan jalan desa sehingga api tidak sempat merambat ke permukiman warga.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi yang ditinggalkan tanpa pengawasan.


Andri mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah di ruang terbuka, terutama saat musim kemarau.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah di area terbuka karena api sangat mudah merambat, terlebih saat kondisi angin cukup kencang. Hal ini dapat memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan," ujarnya.(*)

Hide Ads Show Ads