Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

2.789 Lowongan Kerja Dibuka di Majalengka, DK2UKM Bidik Penyerapan Tenaga Kerja

Majalengka : Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, membuka akses terhadap ribuan peluang kerja melalui Job Fair yang digelar di Lapangan GGM Majalengka, Jumat, 25 September 2026. Job Fair ini digelar melalui kolaborasi Pemkab Majalengka dengan DPD KNPI Kabupaten Majalengka.
  
Pemkab Majalengka menggelar Job fair 2026.

Sebanyak 20 perusahaan dari berbagai sektor usaha ambil bagian dengan menawarkan posisi pekerjaan sesuai kebutuhan dan kualifikasi masing-masing perusahaan. Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka, Solehudin, mengatakan Job Fair menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dari dunia usaha dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

"Perusahaan mitranya ada 20 perusahaan. Lowongan kerja yang disediakan mencapai 2.789 lowongan," ujar Solehudin di sela kegiatan.

Ribuan lowongan tersebut berasal dari kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor usaha. Kesempatan terbuka bagi pencari kerja laki-laki maupun perempuan dengan mengikuti persyaratan dan kualifikasi yang ditetapkan masing-masing perusahaan.

Menurut Solehudin, keberadaan Job Fair memberikan kemudahan karena pencari kerja dapat memperoleh informasi sekaligus mengikuti proses rekrutmen secara langsung dalam satu lokasi. Ia mendorong masyarakat untuk tidak sekadar datang mencari pekerjaan, tetapi juga mempersiapkan kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

"Job Fair ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para pencari kerja. Mudah-mudahan mereka bisa menunjukkan kompetensi dan memanfaatkan kesempatan ini," katanya.
DK2UKM juga melihat persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan hanya melalui bursa kerja. Ketersediaan lapangan pekerjaan baru sangat berkaitan dengan pertumbuhan dunia usaha dan investasi di daerah.

Solehudin mengatakan DK2UKM terus membangun koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), untuk mendukung masuknya investasi ke Kabupaten Majalengka. Menurutnya, investasi baru berpotensi menciptakan kebutuhan tenaga kerja sekaligus membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat.

"Ketika investasi masuk, lowongan kerja otomatis terbuka. Dengan bekerja dan memiliki penghasilan, tingkat kesejahteraan serta perekonomian masyarakat tentu ikut meningkat," ujarnya.

Ia berharap penyerapan tenaga kerja melalui Job Fair dapat memberikan dampak terhadap penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sekaligus meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. "Pada akhirnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Majalengka bisa kembali turun dan menumbuhkan perekonomian masyarakat," katanya.

Bagi Pemkab Majalengka, acara Job Fair bukan sekadar agenda rekrutmen tenaga kerja semata. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi daerah guna mempertemukan kebutuhan industri dengan kesiapan para pencari kerja.(*)

Hide Ads Show Ads