Bupati Bareng Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Karangligar Karawang
Karawang: Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meninjau langsung penyaluran bantuan pangan berupa beras dari pemerintah kepada masyarakat di Desa Karangligar. Penyaluran bantuan beras ini disalurkan melalui Perum Bulog sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung panjang.
Dalam kegiatan tersebut, Saan Mustopa hadir bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdani, Bupati Karawang Aep Syaepuloh dan Wakil Ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman.
Di Desa Karangligar, bantuan beras tersebut diserahkan kepada sekitar 370 penerima manfaat. Setiap penerima manfaat mendapatkan jatah 10 kg beras per bulan hingga bulan Desember.
Saan Mustopa menyampaikan bahwa bantuan pangan beras ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Ini merupakan upaya konkret dari hasil pemerintah dalam upaya menjaga ketahanan pangan,"kata Saan di Kantor Desa Karangligar, Jumat (18/9/2026).
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdani, menjelaskan bahwa program bantuan pangan ini menjadi stimulus bagi masyarakat dalam menghadapi situasi cuaca El Nino berkepanjangan dan masa paceklik.
Ahmad Rizal memaparkan, sasaran penerima bantuan pangan beras ini mencakup masyarakat kelompok desil 1 hingga desil 4 di seluruh Indonesia, dengan total penerima mencapai 33,2 juta penerima manfaat.
" Di wilayah Jawa Barat, jumlah penerima manfaat tercatat lebih dari 6 juta warga, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Karawang mencapai kurang lebih 2,5 juta penerima, " kata dia.
Untuk penyaluran tahap ini, bantuan yang dibagikan mencakup alokasi bulan Juli, Agustus, dan September, sehingga setiap penerima menerima 30 kg beras sekaligus. Program bantuan ini dipastikan terus berlanjut untuk alokasi bulan Oktober, November, hingga Desember. Secara keseluruhan, akumulasi bantuan beras dari pemerintah selama 8 bulan alokasi mencapai lebih dari 2,7 juta ton.
Guna memastikan bantuan beras terdistribusi secara tepat sasaran, Perum Bulog bersinergi dengan aparat TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta pemerintah daerah setempat untuk melakukan pengawasan ketat agar bantuan tidak diperjualbelikan.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan program bantuan pangan tersebut berjalan di tengah upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan.
Aep menyebut Karawang memiliki sekitar 87 ribu hektare lahan pertanian dengan capaian produksi beras sekitar 1,45 juta ton.
Ia mengatakan harga gabah kering panen yang mencapai sekitar Rp8.000 per kilogram turut memberikan manfaat bagi petani.
"Masyarakat hari ini merasa bahagia, Rp8.000 dibeli harga gabah kering panennya. Ini merupakan Astacita Presiden," ujar Aep.(*)
