Di Tengah Musim Kemarau, Polda Jabar Imbau Warga Waspadai Potensi Karhutla
Sumedang :Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada sejumlah wilayah, termasuk kawasan Gunung Geulis, Kabupaten Sumedang.
Kondisi kemarau yang telah berlangsung sekitar lima bulan membuat sejumlah wilayah mengalami kekurangan air bersih. Di sisi lain, kondisi vegetasi yang semakin kering turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, khususnya di kawasan hutan dan lahan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menjadi sumber api selama kondisi kemarau.
“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau seperti saat ini. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Polda Jabar mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak meninggalkan sumber api di kawasan hutan dan lahan, terutama pada wilayah yang vegetasinya dalam kondisi kering.
Menurut Kombes Pol. Hendra, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran kepada petugas. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.
“Jangan sampai hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah kemudian menjadi penyebab kebakaran yang lebih besar. Mari kita sama-sama menjaga lingkungan,” katanya.
Polda Jabar turut mengajak warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kepedulian masyarakat sangat penting agar wilayah Jawa Barat tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Polda Jabar menegaskan bahwa kewaspadaan sejak dini dan kerja sama antara masyarakat dengan petugas menjadi kunci dalam menekan potensi karhutla selama musim kemarau.(*)
