Diduga Ceceran Minyak Mentah, Pertamina Pastikan Tak Ada Kebocoran
Karawang : Temuan material hitam pekat yang diduga menyerupai ceceran minyak mentah di sepanjang perairan Pesisir Utara Karawang, Jawa Barat, mendapat tanggapan resmi dari PT Pertamina. Pihak Pertamina memastikan seluruh kegiatan operasional mereka berjalan normal dan tidak mengalami kebocoran.
Sebelumnya, kemunculan material hitam dan lengket tersebut sempat meresahkan warga pesisir serta nelayan setempat. Material yang terbawa arus dan gelombang air laut itu akhirnya menumpuk di area bibir pantai.
Para nelayan mengeluhkan kondisi tersebut karena khawatir material lengket itu merusak jaring penangkap ikan serta peralatan melaut lainnya, yang berpotensi melumpuhkan mata pencaharian harian mereka.
Menanggapi fenomena tersebut, Pertamina langsung menerjunkan tim untuk mengecek seluruh jaringan operasional di kawasan tersebut. Dari hasil pemeriksaan internal, tidak ditemukan adanya anomali maupun indikasi kebocoran pada pipa maupun fasilitas produksi.
Manager Communication Regional Jawa PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Pinto Budi, menegaskan bahwa seluruh sistem operasional dalam kondisi aman dan terkendali.
"Hasil dari pengecekan seluruh kegiatan operasional kami menunjukkan tidak ada anomali yang mengarah pada kebocoran," tegas Pinto Budi, Rabu, 2 September 2026.
Kendati Pertamina telah mengonfirmasi keamanan fasilitasnya, asal-usul material hitam pekat tersebut hingga kini masih belum diketahui dan masih menjadi tanda tanya.
Warga dan nelayan setempat berharap pihak-pihak terkait dapat segera melakukan penelusuran mendalam serta tindakan pembersihan. Hal ini penting untuk memastikan kelestarian lingkungan pesisir sekaligus menjaga agar aktivitas melaut para nelayan tidak terus terganggu.(*)
