Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Indonesia Tanda Tangani Perjanjian Bebas Visa dengan Tiga Negara

New York : Menlu RI Sugiono menandatangani Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas (PBVDD) dengan tiga negara. Yaitu, Libanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika, di sela-sela High-Level Week Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-81 di New York.

Menlu RI, Sugiono (kanan) bersama MenluRepublik Dominika, Víctor Orlando Bisonó Haza (kiri) menandatangani perjanjian PBVDD di New York, Amerika Serikat, Rabu, 23 September 2026 (Foto: Dokumentasi/Kemlu RI)

“Penandatanganan ketiga perjanjian tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan interaksi antara Indonesia dan ketiga negara. Sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” kata Menlu RI dilansir dari laman Kemlu RI, Kamis, 24 September 2026.

Menlu Sugiono menyebut, PBVDD juga diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong fasilitas bebas visa bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang. Adapun penandatanganannya dilakukan pada Rabu, 23 September 2026 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.

Dengan Libanon, PBVDD ditandatangani oleh Menlu Sugiono dan Menteri Luar Negeri dan Emigran Libanon, Yousef Raggi. Kedua menlu turut membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi dan pembangunan, serta bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi kawasan, khususnya Palestina.

“Menlu Libanon turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia bagi perdamaian dan stabilitas Libanon. Yaitu, melalui partisipasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB di Libanon (UNIFIL) sejak 2006,” ujar Menlu Sugiono menambahkan.

Penandatanganan PBVDD Indonesia dan Saint Vincent dilakukan Menlu Sugiono dengan Menlu Dwight Fitzgerald Bramble. Kedua menlu juga membahas mengenai potensi pengembangan kerja sama pembangunan, termasuk melalui program peningkatan kapasitas diversifikasi produk mangga dan sukun.

Sementara, dengan Republik Dominika, Menlu Sugiono dan Menlu Víctor Orlando Bisonó Haza menandatangani PBVDD guna memfasilitasi mobilitas dan membangun kepercayaan kedua negara. Kedua menlu juga mendorong peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk melalui Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Forum.

Dalam pertemuan dengan ketiga menlu tersebut, Menlu Sugiono juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan geopolitik global. Serta, menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.

“Penandatanganan ketiga PBVDD tersebut mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperluas dan memperkuat hubungan dengan negara-negara sahabat. Serta, menerjemahkan hubungan bilateral menjadi kerja sama yang semakin konkret dan saling menguntungkan,” ucap Menlu RI.(*)

Hide Ads Show Ads