Resmi Dilantik, BEM USINDO Karawang Siap Tunjukkan Taring dan Perkuat Pengabdian Mahasiswa
Karawang: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sehati Indonesia (USINDO) Karawang resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026–2027. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kampus Universitas Sehati Indonesia Karawang, Kamis (17/9/2026).
Prosesi pelantikan dihadiri Rektor Universitas Sehati Indonesia (USINDO) Karawang, Dr. Marliana Rahma, para Ketua Program Studi (Kaprodi), dosen, serta mahasiswa USINDO. Kehadiran civitas akademika tersebut turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru BEM yang akan menjalankan roda organisasi kemahasiswaan selama satu periode ke depan.
Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Rektor USINDO mengenai kepengurusan BEM periode 2026–2027. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan ikrar pelantikan pengurus sebagai bentuk kesiapan dan komitmen untuk mengemban amanah organisasi.
Momentum pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pataka sebagai simbol bahwa kepengurusan BEM yang baru telah resmi menerima amanah organisasi. Penyerahan pataka juga menjadi tanda dimulainya tugas dan tanggung jawab pengurus dalam menjalankan berbagai program kerja selama masa kepengurusan.
Suasana pelantikan berlangsung penuh semangat. Para pengurus baru tampak mengikuti setiap tahapan prosesi dengan serius dan penuh tanggung jawab. Pergantian kepengurusan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam mengembangkan organisasi mahasiswa di lingkungan USINDO.
Presiden Mahasiswa: Kinerja BEM Harus Dilakukan Bersama
Presiden Mahasiswa BEM Universitas Sehati Indonesia, Muhamad Ikbal Fikri Mubarak, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus BEM periode 2026–2027.
Menurutnya, menjalankan roda organisasi BEM bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan oleh satu atau beberapa orang saja. Dibutuhkan kebersamaan, kekompakan, serta dukungan seluruh pengurus agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik.
“Terima kasih atas kepercayaan dan amanat yang diberikan. Kinerja tidak bisa sendiri, tetapi harus bersama. Ibarat sebuah kendaraan mobil yang membutuhkan kelengkapan lainnya agar bisa berjalan dengan lancar,” kata Muhamad Ikbal.
Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan setelah pelantikan adalah melakukan koordinasi internal dengan seluruh jajaran pengurus. Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun dan memperkuat soliditas serta solidaritas di tubuh BEM.
Menurutnya, kekuatan internal organisasi menjadi modal penting sebelum BEM menjalankan berbagai agenda dan program ke luar kampus.
Setelah penguatan internal dilakukan, BEM USINDO juga akan mulai menyusun dan menjalankan sejumlah program eksternal sebagai bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.
“Berikutnya kami akan melakukan koordinasi internal untuk menguatkan soliditas dan solidaritas BEM. Setelah itu, program untuk eksternal dilakukan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
BEM Didorong menjadi wadah pengembangan mahasiswa
BEM sebagai organisasi eksekutif mahasiswa memiliki posisi strategis dalam kehidupan kampus. Selain menjadi wadah komunikasi dan aspirasi mahasiswa, BEM juga dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, kreativitas, serta kepedulian sosial.
Melalui kepengurusan baru tersebut, BEM USINDO diharapkan mampu membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan seluruh elemen kampus, mulai dari mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, program studi, dosen hingga pimpinan universitas.
Berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, pengembangan minat dan bakat, kreativitas mahasiswa, kegiatan sosial, serta pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari agenda BEM selama periode kepengurusan 2026–2027.
Dengan demikian, keberadaan BEM tidak hanya menjadi organisasi yang menjalankan kegiatan internal kampus, tetapi juga mampu menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
Rektor: Tunjukkan Taring BEM dan Jalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Sementara itu, Rektor Universitas Sehati Indonesia Karawang, Dr. Marliana Rahma, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus BEM yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik serta memberikan kontribusi terhadap kemajuan Universitas Sehati Indonesia.
Menurutnya, BEM memiliki tanggung jawab untuk menjalankan berbagai kegiatan kemahasiswaan sekaligus ikut mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Tunjukkan taring BEM dan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” pesan Rektor USINDO.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi pengurus BEM agar tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan semangat perguruan tinggi.
Pelantikan pengurus BEM periode 2026–2027 pun menjadi awal baru bagi organisasi mahasiswa di Universitas Sehati Indonesia. Dengan kepengurusan yang baru, tantangan organisasi ke depan akan membutuhkan koordinasi, komunikasi, kerja sama, dan komitmen dari seluruh jajaran pengurus.
Penguatan solidaritas internal menjadi salah satu fondasi penting agar organisasi dapat menjalankan program kerja secara terarah. Sementara kegiatan eksternal diharapkan mampu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan kemampuan yang dimiliki dalam bentuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat kepengurusan baru, BEM USINDO Karawang diharapkan mampu menjadi organisasi mahasiswa yang aktif, inovatif, aspiratif, kolaboratif, dan bertanggung jawab.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan baru BEM Universitas Sehati Indonesia periode 2026–2027 untuk memperkuat kebersamaan mahasiswa, membangun sinergi dengan civitas akademika, serta mengambil bagian dalam kemajuan kampus dan pengabdian kepada masyarakat.
Kini, amanah telah diterima. Saatnya BEM USINDO bergerak, berkarya, dan membuktikan peran mahasiswa melalui kerja nyata selama satu periode ke depan.(*)
