Rupiah Dibuka Naik Signifikan ke Level Rp17.629 per dolar AS
Jakarta : Nilai tukar rupiah menguat signifikan terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka naik 0,28 persen atau 50 poin ke posisi Rp17.629 per dolar AS.
Pada Kamis kemarin rupiah juga ditutup naik 0,47 persen ke posisi Rp17.679 per dolar AS. "Rupiah diprakirakan menguat terhadap dolar AS hari," kata Analis Pasar Uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, Jumat, 4 Desember 2026.
Penguatan rupiah disebabkan karena indeks dolar AS yang terus melemah. Pelemahan dolar AS dipicu oleh pernyataan dovish pejabat the Fed Christopher Waller terkait prospek suku bunga the Fed.
Waller mengatakan akan mendukung kebijakan untuk mempertahankan suku bunga the Fed jika laju inflasi melemah dalam dua Minggu ke depan. Saat ini suku bunga the Fed berada di level 3,50 -3,75 persen.
Lukman memprakirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.600-Rp17.750 per dolar AS hari ini. Sementara itu, indeks dolar AS turun ke level 98,89, level terendah dalam sepekan ini.
Sementara itu, di dalam negeri, penguatan rupiah mendorong turunnya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN). Imbal hasil SBN tenor 10 tahun, turun dari 7,19 persen menjadi 7,15 persen.
"Rupiah menguat dan imbal hasil turun di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali meningkat," kata Analis Pasar Uang dari Mirae Asset Sekuritas, Jessica Tasijawa.
Eskalasi ketegangan AS-Iran di Timur Tengah, menyebabkan harga minyak di atas USD90 per barel. "Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun juga tinggi di atas 4,7 persen," ucap Jessica.
Spread antara surat berharga Indonesia dan surat berharga AS saat ini, menurut Jessica, sekira 237,6 basis poin. Permintaan SBN tetap resilien, dengan kepemilikan asing bertahan sekitar 13 persen.
"Aliran masuk modal asing tercatat sebesar Rp1,5 triliun dalam dua hari pertama bulan September. Hal itu menunjukkan minat asing masih terjaga di tengah tekanan suku bunga global dan risiko harga minyak yang tetap tinggi," ujar Jessica.(*)
