Tabligh Akbar Maulid Nabi & HUT ke-393 Karawang: Akhlak Rasulullah Bukan Hanya Simbol Tapi Perjuangan Nyata
Karawang : DKM Masjid Asy-Syifa RSUD Karawang menggelar Tabligh Akbar yang penuh berkah, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Jadi Kabupaten Karawang yang ke-393. Bertempat di Masjid Asy-Syifa RSUD Karawang, kegiatan berlangsung khidmat pada Selasa, 8 September 2026, dengan mengusung tema: "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Karawang MOTEKAR di Usia ke-393."
Hadir dalam acara tersebut para purna bakti pegawai RSUD Karawang, jajaran direksi dan seluruh pegawai RSUD, perwakilan BAZNAS, serta para tamu undangan. Suasana semakin hangat dengan iringan penampilan Hadroh dari para ibu yang menyambut kedatangan seluruh jamaah.
Istiqomah Beramal, Berbagi di Usia Emas Karawang
Ketua Panitia sekaligus Ketua UPZ RSUD Karawang, drg. Edi Suhardiasyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Besar Islam ini telah dilaksanakan secara istiqomah setiap tahun. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini juga menjadi momen nyata kepedulian sosial dari keluarga besar RSUD Karawang.
"Sebagai bentuk kebaikan di usia ke-393 Kabupaten Karawang, kami menyalurkan berbagai program kebaikan: program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi masyarakat, donasi bantuan bencana untuk saudara kita di Nusa Tenggara Timur, serta santunan bagi yatim piatu dan kaum dhuafa sebanyak 939 orang — angka yang melambangkan usia Kabupaten Karawang saat ini," ungkap drg. Edi.
Ia tak lupa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. "Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak, tidak terkecuali jajaran direksi dan seluruh pegawai RSUD Karawang, atas dukungan dan keikhlasannya."
Akhlak Rasulullah: Bukan Hanya Simbol, Tapi Perjuangan Nyata
Sementara itu, saat sambutan Direktur Utama RSUD Karawang diwakili oleh Wakil Direktur, dr. Parlindungan, MARS menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran beliau, melainkan mengaktualisasikan akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
"Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah perjuangan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Semakin besar kecintaan kita kepada beliau, semakin harus terwujud dalam sikap dan perilaku kita sehari-hari,"katanya.
dr. Parlindungan menegaskan bahwa nilai-nilai kejujuran, amanah, dan semangat memberi manfaat bagi orang lain harus terus tumbuh di setiap insan RSUD Karawang.
"Sebagai institusi pelayanan kesehatan, kehadiran kita tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga kepedulian sosial dan kemanusiaan. Bantuan pendidikan, donasi untuk saudara terdampak bencana di NTT, serta santunan yatim dan dhuafa ini adalah bukti nyata kehadiran kita. Mungkin bagi sebagian orang belum seberapa, namun kami percaya bahwa keikhlasan memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT," ujarnya dengan penuh harap.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen ini sebagai introspeksi diri, senantiasa memperbaiki akhlak, dan menjadikan zakat serta infak sebagai budaya berbagi yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
"Semoga kebaikan yang disemaikan ini membawa berkah bagi seluruh warga Karawang, dan semangat meneladani akhlak Rasulullah senantiasa menyertai langkah kita mewujudkan Karawang MOTEKAR — Maju, Modern, dan Berkarakter,"pungkasnya.(*)
