Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Akses Stasiun Whoosh Karawang Bakal Makin Mudah, KCIC Kebut 2 Jalur Baru Sepanjang 1,6 KM dan 3 KM

KARAWANG, -Kabar gembira bagi warga Karawang dan Bekasi! PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tengah mengebut pembangunan dua akses jalan baru menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang.

Akses Stasiun Whoosh Karawang Bakal Makin Mudah, KCIC Kebut 2 Jalur Baru Sepanjang 1,6 KM dan 3 KM

Langkah strategis ini dilakukan untuk memangkas waktu tempuh dan mendongkrak jumlah penumpang Whoosh, khususnya dari kawasan industri dan permukiman padat di Karawang dan Bekasi.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa membenarkan, kedua jalur penghubung tersebut saat ini sudah masuk tahap konstruksi. Proyek ini dikerjakan secara kolaborasi bersama pemerintah daerah dan pihak pengembang kawasan.

"Kehadiran akses baru ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak alternatif perjalanan bagi masyarakat, khususnya dari kawasan industri dan permukiman di sekitarnya," ujar Eva, Rabu (14/10/2026).

Rincian Dua Akses Baru:

1. Akses Trans Heksa Karawang - 1,6 Kilometer

Jalur pertama dibangun melalui kawasan Trans Heksa Karawang (THK). Jalan ini dirancang lebih lebar dan lebih nyaman dibanding akses eksisting saat ini. Tujuannya jelas, mempercepat mobilitas ribuan pekerja dan pelaku usaha dari kawasan industri di sekitar Karawang menuju stasiun tanpa macet berlama-lama.

2. Akses Deltamas Bekasi - 3 Kilometer via Jembatan Cibeet

Ini yang paling ditunggu warga Cikarang! Akses kedua membentang sepanjang 3 kilometer yang menghubungkan langsung kawasan Kota Deltamas di Kabupaten Bekasi dengan Stasiun Whoosh Karawang melalui Jembatan Cibeet.

Selama ini, warga Deltamas yang ingin naik Whoosh dari Karawang harus memutar jauh lewat Gerbang Tol Karawang Barat karena belum ada jalan tembus langsung. Dengan adanya akses baru ini, perjalanan akan jauh lebih singkat, hemat BBM, dan efisien.

Pembangunan dua akses ini diharapkan menjadi game changer bagi Stasiun Whoosh Karawang yang selama ini dinilai aksesnya masih terbatas. Dengan konektivitas langsung ke dua kawasan industri terbesar di Jawa Barat, target lonjakan penumpang pun semakin optimis.(*)

Hide Ads Show Ads