Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Antisipasi Gempa Sesar Lembang, Pemprov Jabar Siapkan Cirebon Jadi Pusat Pemerintahan dan Komando Darurat

Bandung : PELITA KARAWANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyusun skenario mitigasi dan penanganan darurat secara terukur guna mengantisipasi ancaman gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang.
Antisipasi Gempa Sesar Lembang, Pemprov Jabar Siapkan Cirebon Jadi Pusat Pemerintahan dan Komando Darurat

Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah menjadikan Cirebon sebagai lokasi alternatif pusat pemerintahan dan pusat komando darurat apabila terjadi kelumpuhan di kawasan Bandung Raya.

Langkah antisipasi ini diambil sebagai bentuk respon cepat dalam menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan koordinasi penanggulangan bencana di wilayah Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk tidak hanya merumuskan teori mitigasi, melainkan mempersiapkan rencana operasional secara matang sejak dini.

Adapun persiapan mendesak yang ditargetkan mencakup berbagai sektor vital, di antaranya:

1. Jalur Evakuasi & Transportasi: Pemetaan dan penyiapan jalur evakuasi darurat serta penyediaan armada kendaraan operasional / truk untuk mobilisasi warga.

2. Ketahanan Logistik & Air Bersih: Memastikan pasokan serta distribusi logistik bahan pokok dan mobil tangki air bersih siap disiagakan jika akses jalur darat terganggu.

3. Pusat Komando Cadangan di Cirebon:* Membangun titik koordinasi dan infrastruktur sistem komunikasi darurat di Cirebon agar alur informasi serta penanganan bencana tidak terputus jika ibu kota provinsi terdampak hebat.

Dalam arahannya, Pemprov Jabar menekankan pentingnya kalkulasi teknis secara detail, mulai dari ketersediaan armada, keandalan jaringan komunikasi, hingga kesiapan personel di lapangan.

Dengan mempersiapkan pusat komando alternatif dan seluruh kebutuhan penanganan sejak dini, Pemprov Jabar berharap seluruh jajaran darurat dapat langsung bergerak cepat, terkoordinasi, dan responsif apabila situasi krisis akibat aktivitas Sesar Lembang benar-benar terjadi.(*)

Hide Ads Show Ads