Debut di Shopee Cup, Persib Hadapi Port FC di Tengah Padatnya 4 Kompetisi
BANGKOK:Persib Bandung bersiap melangkah ke babak baru yang menuntut ketangguhan manajemen kekuatan dan strategi di sepanjang musim 2026–2027.
Pada Kamis, 8 Oktober 2026, Maung Bandung akan membuka perjuangannya di Grup B ASEAN Club Championship atau Shopee Cup dengan laga tandang menghadapi Port FC di Stadion Thammasat, Thailand. Laga ini menjadi gerbang awal sekaligus ujian nyata kemampuan tim saat harus membagi fokus di empat ajang kompetitif.
Musim ini bukan sekadar tentang bertanding. Persib harus mengarungi empat panggung berbeda sekaligus. Di kancah domestik ada Indonesia Super League dan Piala Liga, sementara di level Asia ada AFC Champions League Two (ACL 2) dan ASEAN Club Championship yang baru pertama kali mereka ikuti. Kerapian manajemen fisik, kedalaman skuad, serta ketepatan strategi menjadi kunci di tengah jadwal padat.
Di tengah ekspektasi tinggi Bobotoh, pelatih kepala Persib, Igor Tolic, mengambil sikap realistis dan terukur. Juru taktik asal Kroasia ini enggan membebani tim dengan target jangka panjang yang terlalu dini.
"Masih terlalu dini untuk menentukan target. Kami menjalani ini pertandingan demi pertandingan," ujar Tolic.
"Ini adalah kompetisi ketiga yang kami mulai. Kita akan lihat apa yang terjadi nanti, tetapi klub-klub di sini berada di tingkat teratas," paparnya.
Tolic menegaskan tidak ada kemenangan yang terjamin hanya di atas kertas, baik kandang maupun tandang. Proses belajar dan berkembang dari satu laga ke laga lain jauh lebih berharga.
"Setiap pertandingan terbuka, baik tandang maupun kandang. Tidak ada yang bisa menjamin kemenangan, tetapi hal terbaik yang bisa kami lakukan adalah memberikan yang terbaik, belajar, dan mengembangkan diri untuk laga-laga berikutnya," jelasnya.
Fokus jangka pendek menjadi pegangan utama. Laga Shopee Cup melawan Port FC akan segera disusul agenda liga domestik hanya dalam hitungan hari, lalu berlanjut ke kancah kontinental. Karena itu, fleksibilitas taktik adalah kunci.
"Kami tidak bisa terlalu fokus pada keseluruhan kompetisi sekaligus, kami hanya fokus dari satu laga ke laga berikutnya," ujar Tolic.
"Contohnya, laga pertama di Shopee Cup, lalu tiga hari kemudian laga di liga, dan setelah itu Liga Champions. Kami menyesuaikan gaya bermain dari laga ke laga, mencoba sedikit beradaptasi, dan memanfaatkan kekuatan kami serta celah kelemahan lawan. Pada akhirnya, kami berharap mendapatkan hasil terbaik," pungkasnya.
Dengan sikap tenang namun penuh tekad, Persib melangkah ke Thailand bukan sekadar untuk tampil, melainkan untuk membuktikan diri siap bersaing di panggung kawasan. Debut melawan Port FC akan menjadi tolok ukur awal bagaimana Maung Bandung menyeimbangkan kekuatan dan mengelola tekanan di tengah padatnya jadwal.(*)
