Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pentingnya Mendidik Anak di Dalam Rumah Tangga, Jangan Andalkan Sekolah dan Ponpes Semata

Karawang : Maraknya kenakalan remaja di era kekinian menjadi alarm keras bagi orang tua. Tawuran, balap liar, penyalahgunaan gadget, hingga pergaulan bebas semakin meningkat.(05/10/26).
Pentingnya Mendidik Anak di Dalam Rumah Tangga, Jangan Andalkan Sekolah dan Ponpes Semata

 Fenomena ini dinilai bukan semata kegagalan sekolah atau pondok pesantren (ponpes), melainkan kurangnya pengawasan dan pendidikan di dalam rumah tangga.

Banyak orang tua saat ini berpikir cukup menyekolahkan anak ke sekolah favorit atau mengirimnya ke ponpes terbaik, maka tugas mendidik selesai. Padahal, *madrasah pertama dan utama bagi seorang anak adalah keluarga, khususnya Ibu.*

"Sekolah dan ponpes itu hanya mitra. Fondasi akhlak, adab, dan karakter itu dibentuk di rumah. Kalau di rumah anak tidak pernah diawasi sholatnya, jam main HP-nya, dengan siapa dia bergaul, maka sehebat apapun sekolahnya akan jebol juga," ujar salah seorang pemerhati keluarga di Karawang.

Pentingnya Mendidik Anak di Dalam Rumah Tangga, Jangan Andalkan Sekolah dan Ponpes Semata

3 Penyebab Utama Kenakalan Remaja Saat Ini:

1. Krisis Keteladanan di Rumah
Orang tua sibuk dengan HP dan pekerjaan masing-masing. Anak meniru apa yang dilihat, bukan apa yang dinasehati. Ayah Ibu jarang sholat berjamaah, jarang ngobrol dari hati ke hati.

2. Lemahnya Pengawasan Digital

Anak diberi HP tanpa kontrol. Konten TikTok, game online, dan pergaulan di media sosial dibiarkan bebas tanpa filter. Inilah pintu masuk terbesar kenakalan remaja zaman now.

3. Pola Asuh Serba Instan

Mendidik anak diserahkan sepenuhnya ke guru dan ustadz di ponpes. Padahal ponpes hanya beberapa jam, sedangkan 24 jam kehidupan anak ada di bawah pengaruh orang tuanya. Ketika libur, semua kebiasaan buruk kembali jika di rumah tidak ada aturan.

Solusi: Kembali ke Rumah

Para ahli menekankan pentingnya 3 kunci mendidik anak di rumah tangga:

- Hadir Secara Fisik dan Hati:

 Luangkan 30 menit tanpa HP untuk mendengarkan cerita anak sepulang sekolah. Itu lebih berharga dari les mahal.

- Tegakkan Disiplin Sholat dan Adab:

 Jadikan sholat 5 waktu berjamaah sebagai aturan wajib di rumah. Adab makan, adab bicara, dan adab terhadap orang tua harus diajarkan setiap hari, bukan hanya teori di sekolah.

- Jadi Sahabat, Bukan Hanya Penguasa:* Di usia remaja, anak butuh didengar, bukan hanya dimarahi. Jadilah teman curhat agar mereka tidak mencari pelarian ke luar.

Mendidik anak bukanlah proyek musiman yang bisa dititipkan. Ia adalah investasi seumur hidup yang pertanggungjawabannya kelak akan ditanyakan kepada setiap orang tua. Sekolah dan pesantren memang penting, namun *rumah tanggalah yang menentukan apakah ilmu itu akan menjadi berkah atau sia-sia.(*)

Hide Ads Show Ads